Gunung Semeru Erupsi 25 Kali dalam 6 Jam, Status Masih Level III Siaga - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 6 Feb 2026 15:23 WIB ·

Gunung Semeru Erupsi 25 Kali dalam 6 Jam, Status Masih Level III Siaga


 Gunung Semeru Erupsi 25 Kali dalam 6 Jam, Status Masih Level III Siaga Perbesar

 

  • Lumajang, – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru terpantau masih tinggi. Dalam periode pengamatan selama enam jam, Jumat (6/2/2026) pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, tercatat sebanyak 25 kali letusan terjadi dari gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut. Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga).

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan menghasilkan kolom asap setinggi sekitar 500 hingga 700 meter dari puncak kawah. Asap berwarna putih tebal hingga kelabu teramati condong ke arah timur laut.

Secara visual, gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis. Asap kawah tidak teramati secara kontinu, namun aktivitas letusan masih berlangsung. Kondisi cuaca di sekitar gunung dilaporkan cerah, berawan hingga mendung, dengan angin bertiup lemah ke arah tenggara dan suhu udara berkisar 22–23 derajat Celsius.

Selain letusan, aktivitas kegempaan juga didominasi oleh gempa vulkanik. Tercatat empat kali gempa hembusan, satu kali tremor harmonik, serta satu kali gempa tektonik jauh. Durasi gempa letusan tercatat antara 98 hingga 206 detik dengan amplitudo maksimum mencapai 22 milimeter.

PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi keselamatan kepada masyarakat. Warga diimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Semeru karena berpotensi terdampak lontaran batu pijar.

Masyarakat di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar, terutama saat terjadi hujan.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Ada Titik Api di Jalur Pos 1-2 Ranu Kumbolo, BPBD Tetap Waspadai Asap di Watu Rejeng

14 September 2026 - 08:00 WIB

Satu Pendaki Ilegal Tersesat di Semeru, 7 Rekannya Berhasil Diamankan Petugas

9 September 2026 - 12:24 WIB

Trending di Nasional