Lumajang, – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, harga bahan pokok di Kabupaten Lumajang tercatat relatif stabil dan terkendali. Pemantauan harga dilakukan di Pasar Baru Lumajang, Pasar Sukodono, dan Pasar Pasirian, menunjukkan fluktuasi harga yang wajar dan pasokan yang masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Beberapa komoditas mengalami penyesuaian harga yang ringan. Harga beras premium tercatat naik tipis dari Rp14.333 per kg menjadi Rp14.879 per kg, sedangkan beras medium bergerak dari Rp11.700 per kg menjadi Rp12.858 per kg. Sementara itu, gula kristal putih justru mengalami penurunan dari Rp17.000 per kg menjadi Rp16.475 per kg, menandakan distribusi yang berjalan lancar.
Pada minyak goreng, harga curah tercatat Rp18.808 per kg, naik dari Rp17.000 per kg, sedangkan minyak goreng kemasan premium berada di Rp20.623 per liter, dan Minyakita relatif stabil di Rp16.190 per liter.
Komoditas hewani juga bergerak wajar. Harga daging sapi naik menjadi Rp118.289 per kg, daging ayam ras di angka Rp39.465 per kg, sementara ayam kampung turun menjadi Rp67.727 per ekor. Harga telur ayam ras relatif stabil di Rp29.255 per kg, dan telur ayam kampung tercatat Rp45.952 per kg.
Sementara itu, komoditas hortikultura menunjukkan pergerakan yang wajar. Harga cabai merah keriting turun menjadi Rp31.491 per kg, cabai rawit merah berada di Rp82.720 per kg, sedangkan bawang merah dan bawang putih tetap stabil di Rp36.115 per kg dan Rp32.274 per kg.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, mengatakan pemerintah daerah melakukan pemantauan pasokan dan distribusi barang agar harga tetap terkendali.
“Pergerakan harga masih wajar dan pasokan aman. Kami terus memantau agar kebutuhan masyarakat tercukupi,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Ia menambahkan bahwa pemantauan pasar dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian bagi pedagang dan konsumen.
“Ketersediaan sembako yang terjaga memungkinkan warga fokus menyiapkan hidangan sahur dan buka puasa tanpa khawatir lonjakan harga pangan, sehingga Ramadan kali ini dapat dijalani dengan penuh keberkahan,” jelasnya.
Tinggalkan Balasan