Abu Vulkanik Gunung Semeru Picu ISPA, Warga Lereng Mulai Terserang Batuk dan Flu - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 17 Feb 2026 09:05 WIB ·

Abu Vulkanik Gunung Semeru Picu ISPA, Warga Lereng Mulai Terserang Batuk dan Flu


 Abu Vulkanik Gunung Semeru Picu ISPA, Warga Lereng Mulai Terserang Batuk dan Flu Perbesar

Lumajang, – Hujan abu akibat erupsi Gunung Semeru tak hanya mengganggu aktivitas warga, bahkan berdampak pada kesehatan masyarakat di lereng gunung. Sejumlah warga di Kecamatan Pasrujambe dilaporkan mengalami batuk dan flu setelah beberapa hari terakhir terpapar abu vulkanik.

Festi, warga Pasrujambe, mengatakan keluhan batuk dan pilek kini mulai banyak dirasakan warga. Menurutnya, mayoritas masyarakat setempat bekerja sebagai petani sehingga setiap hari beraktivitas di luar ruangan dan terpapar abu.

“Batuk pilek lagi musim di sini. Rata-rata kerja di ladang, jadi sering kena abu dan akhirnya sakit,” katanya, Selasa (17/2/2026).

Selain Pasrujambe, hujan abu juga mengguyur Kecamatan Candipuro dan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Lumajang. Abu vulkanik terlihat menempel di rumah, kendaraan, hingga tanaman pertanian warga.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang membagikan masker kepada warga sebagai langkah antisipasi guna mengurangi risiko gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Petugas BPBD Lumajang, Muhammad Rosyid, menyebut pembagian masker dilakukan menyusul laporan hujan abu yang meluas hingga beberapa kecamatan.

“Kami bagikan masker karena ada laporan hujan abu mulai kemarin. Bahkan ada laporan abu sampai di Sukodono,” ujarnya.

Sementara itu, status Gunung Semeru saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Lahar Kembali Terjadi di Lumajang, Penambang Diminta Patuhi Arahan Petugas

18 Februari 2026 - 17:47 WIB

Banjir Lahar Hujan Kembali Terjang Lumajang, Warga Nekat Seberangi Sungai

18 Februari 2026 - 17:26 WIB

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Yang Terjadi di Gondoruso Bau Belerang

17 Februari 2026 - 20:36 WIB

Sudah Dinormalisasi, Sungai Tetap Tak Mampu Bendung Lahar Semeru

17 Februari 2026 - 20:27 WIB

Kepanikan di Atas Jembatan, Warga Berlarian Saat Lahar Semeru Meluap

17 Februari 2026 - 20:22 WIB

Motor Macet Akibat Lahar Semeru, Warga Lumajang Gotong-Royong Selamatkan Kendaraan

17 Februari 2026 - 13:55 WIB

Trending di Nasional