Abu Vulkanik Gunung Semeru Picu ISPA, Warga Lereng Mulai Terserang Batuk dan Flu - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 17 Feb 2026 09:05 WIB ·

Abu Vulkanik Gunung Semeru Picu ISPA, Warga Lereng Mulai Terserang Batuk dan Flu


 Abu Vulkanik Gunung Semeru Picu ISPA, Warga Lereng Mulai Terserang Batuk dan Flu Perbesar

Lumajang, – Hujan abu akibat erupsi Gunung Semeru tak hanya mengganggu aktivitas warga, bahkan berdampak pada kesehatan masyarakat di lereng gunung. Sejumlah warga di Kecamatan Pasrujambe dilaporkan mengalami batuk dan flu setelah beberapa hari terakhir terpapar abu vulkanik.

Festi, warga Pasrujambe, mengatakan keluhan batuk dan pilek kini mulai banyak dirasakan warga. Menurutnya, mayoritas masyarakat setempat bekerja sebagai petani sehingga setiap hari beraktivitas di luar ruangan dan terpapar abu.

“Batuk pilek lagi musim di sini. Rata-rata kerja di ladang, jadi sering kena abu dan akhirnya sakit,” katanya, Selasa (17/2/2026).

Selain Pasrujambe, hujan abu juga mengguyur Kecamatan Candipuro dan sejumlah wilayah lain di Kabupaten Lumajang. Abu vulkanik terlihat menempel di rumah, kendaraan, hingga tanaman pertanian warga.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang membagikan masker kepada warga sebagai langkah antisipasi guna mengurangi risiko gangguan pernapasan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Petugas BPBD Lumajang, Muhammad Rosyid, menyebut pembagian masker dilakukan menyusul laporan hujan abu yang meluas hingga beberapa kecamatan.

“Kami bagikan masker karena ada laporan hujan abu mulai kemarin. Bahkan ada laporan abu sampai di Sukodono,” ujarnya.

Sementara itu, status Gunung Semeru saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional