Ramadhan di Tengah Lonjakan Harga Ayam, Penjual Nasi Bungkus Pilih Perkecil Porsi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Bisnis · 17 Feb 2026 09:27 WIB ·

Ramadhan di Tengah Lonjakan Harga Ayam, Penjual Nasi Bungkus Pilih Perkecil Porsi


 Ramadhan di Tengah Lonjakan Harga Ayam, Penjual Nasi Bungkus Pilih Perkecil Porsi Perbesar

Lumajang, – Menjelang bulan suci Ramadhan 2026, denyut ekonomi kecil di Kabupaten Lumajang ikut merasakan dampak lonjakan harga bahan pangan. Harga ayam potong yang menembus Rp 40.000 per kilogram memaksa pelaku usaha mikro memutar strategi agar tetap bertahan tanpa membebani pelanggan.

Bagi sebagian warga, Ramadhan bukan sekadar momentum spiritual, tetapi juga masa meningkatnya kebutuhan dapur. Permintaan ayam sebagai lauk utama berbuka dan sahur biasanya ikut naik. Namun tahun ini, kenaikan harga yang cukup tajam dalam sepekan terakhir membuat para pedagang kecil berada di posisi sulit.

Diah Novita, penjual nasi bungkus di Lumajang, memilih jalan tengah. Ia tidak menaikkan harga jual, meski biaya bahan baku meningkat. Keputusan itu diambil demi menjaga loyalitas pelanggan yang selama ini menjadi penopang usahanya.

“Kalau harga dinaikkan takut yang beli tidak balik lagi. Jadi porsinya yang dikurangi supaya tidak rugi,” katanya, Selasa (17/2/2026).

Untuk diketahui, harga ayam potong mencapai Rp 40.000 per kilogram, melonjak dari sebelumnya Rp 30.000 per kilogram hanya dalam kurun waktu sepekan. Kenaikan sebesar Rp 10.000 ini menjadi yang tertinggi sejak memasuki awal tahun 2026.

Para pedagang menyebut lonjakan terjadi dalam seminggu terakhir, tepat saat masyarakat mulai meningkatkan kebutuhan dapur untuk menyambut bulan penuh berkah.

“Naik seminggu terakhir ini, sebelumnya masih Rp 30.000 per kilogram,” kata Budi.

Pedagang lainnya, Siti Holipa, menambahkan harga saat ini melampaui rekor sebelumnya yang berada di kisaran Rp 35.000 per kilogram.

Menurutnya, kenaikan kali ini tergolong tidak biasa, terlebih stok ayam dari peternak dilaporkan dalam kondisi aman.

“Stoknya aman, tidak kekurangan barang,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Galangan Kapal Banyuwangi Produksi Katamaran X38, Dorong Kemandirian Industri Maritim Nasional

18 Februari 2026 - 10:24 WIB

Ramadan 1447 H, Harga Sembako di Lumajang Masih Stabil

13 Februari 2026 - 11:31 WIB

Dari Barongsai hingga Undian Umroh, Aston Inn Lumajang Hadirkan Perayaan Penuh Makna di Awal 2026

11 Februari 2026 - 11:11 WIB

Rayakan Imlek dan Ramadan, Aston Inn Lumajang Angkat Nilai Kebersamaan Lewat Pengalaman Kuliner Lintas Budaya

11 Februari 2026 - 10:55 WIB

Harga Terjangkau, Tape Singkong Dua Jagoan Jadi Andalan Warga Desa Besuk

9 Februari 2026 - 13:52 WIB

Surabaya Gandeng 38 Hotel, UMKM Lokal Jadi Pemasok Kebutuhan Operasional

8 Februari 2026 - 10:51 WIB

Trending di Bisnis