Ramadhan di Tengah Lonjakan Harga Ayam, Penjual Nasi Bungkus Pilih Perkecil Porsi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Bisnis · 17 Feb 2026 09:27 WIB ·

Ramadhan di Tengah Lonjakan Harga Ayam, Penjual Nasi Bungkus Pilih Perkecil Porsi


 Ramadhan di Tengah Lonjakan Harga Ayam, Penjual Nasi Bungkus Pilih Perkecil Porsi Perbesar

Lumajang, – Menjelang bulan suci Ramadhan 2026, denyut ekonomi kecil di Kabupaten Lumajang ikut merasakan dampak lonjakan harga bahan pangan. Harga ayam potong yang menembus Rp 40.000 per kilogram memaksa pelaku usaha mikro memutar strategi agar tetap bertahan tanpa membebani pelanggan.

Bagi sebagian warga, Ramadhan bukan sekadar momentum spiritual, tetapi juga masa meningkatnya kebutuhan dapur. Permintaan ayam sebagai lauk utama berbuka dan sahur biasanya ikut naik. Namun tahun ini, kenaikan harga yang cukup tajam dalam sepekan terakhir membuat para pedagang kecil berada di posisi sulit.

Diah Novita, penjual nasi bungkus di Lumajang, memilih jalan tengah. Ia tidak menaikkan harga jual, meski biaya bahan baku meningkat. Keputusan itu diambil demi menjaga loyalitas pelanggan yang selama ini menjadi penopang usahanya.

“Kalau harga dinaikkan takut yang beli tidak balik lagi. Jadi porsinya yang dikurangi supaya tidak rugi,” katanya, Selasa (17/2/2026).

Untuk diketahui, harga ayam potong mencapai Rp 40.000 per kilogram, melonjak dari sebelumnya Rp 30.000 per kilogram hanya dalam kurun waktu sepekan. Kenaikan sebesar Rp 10.000 ini menjadi yang tertinggi sejak memasuki awal tahun 2026.

Para pedagang menyebut lonjakan terjadi dalam seminggu terakhir, tepat saat masyarakat mulai meningkatkan kebutuhan dapur untuk menyambut bulan penuh berkah.

“Naik seminggu terakhir ini, sebelumnya masih Rp 30.000 per kilogram,” kata Budi.

Pedagang lainnya, Siti Holipa, menambahkan harga saat ini melampaui rekor sebelumnya yang berada di kisaran Rp 35.000 per kilogram.

Menurutnya, kenaikan kali ini tergolong tidak biasa, terlebih stok ayam dari peternak dilaporkan dalam kondisi aman.

“Stoknya aman, tidak kekurangan barang,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Sapi Besar di Lumajang Tembus Rp 30 Juta per Ekor

21 Mei 2026 - 13:07 WIB

Harga Pertamina Dex Naik, Pengusaha Pasir Lumajang Kelimpungan

7 Mei 2026 - 11:46 WIB

Ketika Gitar Tak Lagi Sekadar Alat Musik, Sentuhan Seni Bung Tiok Jadi Buruan Kolektor Dunia

3 Mei 2026 - 07:49 WIB

Berawal dari Botol Bekas, Arif Kini Panen 7 Kuintal Selada Setiap 40 Hari

23 April 2026 - 07:43 WIB

Halal Bihalal Kadin Lumajang–Sidoarjo, Pertanyakan Minimnya Kekompakan Pengusaha Lokal

11 April 2026 - 16:54 WIB

Tak Bisa Sajikan Teh Hangat, Pedagang Bakso di Lumajang Kehilangan Pelanggannya

10 April 2026 - 11:10 WIB

Trending di Bisnis