Dody Hanggodo: 14 Check Dam Rusak, Pemerintah Bangun Bertahap Antisipasi Erupsi Susulan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 21 Feb 2026 20:37 WIB ·

Dody Hanggodo: 14 Check Dam Rusak, Pemerintah Bangun Bertahap Antisipasi Erupsi Susulan


 Dody Hanggodo: 14 Check Dam Rusak, Pemerintah Bangun Bertahap Antisipasi Erupsi Susulan Perbesar

Lumajang, – Sebanyak 14 check dam dilaporkan rusak akibat terjangan material vulkanik dari Gunung Semeru. Kerusakan tersebut berdampak pada sistem pengendalian lahar yang berfungsi menahan aliran material vulkanik agar tidak meluas ke permukiman dan area vital masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan pemerintah saat ini memprioritaskan pembangunan check dam secara bertahap mengingat jumlah infrastruktur yang terdampak cukup banyak dan tidak memungkinkan dikerjakan sekaligus.

“Ada dua dam yang kita kerjakan sekarang. Karena yang rusak sekitar 14, jadi tidak bisa sekaligus, kita lakukan bertahap. Dua yang sedang dikerjakan ini sudah cukup mampu menangani jika terjadi erupsi lagi,” ujar Dody saat meninjau lokasi pembangunan, Sabtu (21/2/2026).

Ia menambahkan, sebagian dam yang mengalami kerusakan cukup parah dinilai lebih efektif dibangun ulang dibandingkan direnovasi karena pertimbangan biaya dan ketahanan jangka panjang.

“Kita melihat sebagian yang rusak sudah lebih mahal merenovasinya dibanding membangun baru. Jadi strategi kami, yang paling efisien kita bangun baru, yang masih memungkinkan direnovasi kita perkuat,” jelasnya.

Menurut Dody, pembangunan dan perbaikan check dam ini menjadi bagian penting dari mitigasi bencana pasca erupsi Semeru, terutama untuk mengendalikan aliran material vulkanik agar tidak mengancam permukiman warga di hilir Lumajang.

“Ini bagian dari strategi kita supaya jika sewaktu-waktu Gunung Semeru kembali erupsi, masyarakat dan infrastruktur sudah lebih siap, aliran lahar bisa terkendali, dan dampaknya lebih minimal,” tambah Dody.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Ada Titik Api di Jalur Pos 1-2 Ranu Kumbolo, BPBD Tetap Waspadai Asap di Watu Rejeng

14 September 2026 - 08:00 WIB

Satu Pendaki Ilegal Tersesat di Semeru, 7 Rekannya Berhasil Diamankan Petugas

9 September 2026 - 12:24 WIB

Trending di Nasional