Derasnya Lahar Semeru Seret Siswi SD di Candipuro - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 23 Feb 2026 14:18 WIB ·

Derasnya Lahar Semeru Seret Siswi SD di Candipuro


 Derasnya Lahar Semeru Seret Siswi SD di Candipuro Perbesar

Lumajang, – Banjir lahar hujan dari Gunung Semeru kembali memakan korban. Seorang siswi SDN Jugosari 3, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, terseret arus Sungai Regoyo saat hendak berangkat sekolah, Senin (23/2/2026) pagi.

Siswi bernama Vita, warga Dusun Sumberlangsep, saat itu dibonceng ayahnya menggunakan sepeda motor menuju sekolah. Untuk sampai ke SDN Jugosari 3, warga setempat memang harus menyeberangi Sungai Regoyo karena akses Jembatan Limpas masih terputus akibat diterjang banjir lahar tahun lalu.

Menurut Abdul Rohim, warga yang berada di lokasi kejadian, peristiwa terjadi saat korban langsung memasuki aliran sungai tanpa mengecek kondisi arus dan kedalaman air.

“Biasanya warga sini turun dulu untuk cek arus dan kedalaman. Tadi bapaknya langsung nyelonong,” kata Rohim, Senin (23/2/2026).

Baru saja ban depan sepeda motor menyentuh air, derasnya arus lahar langsung menyeret motor beserta pengendaranya sejauh lebih dari lima meter. Teriakan Vita meminta tolong sontak membuat warga sekitar panik dan bergegas memberikan pertolongan.

“Anaknya teriak minta tolong, terus warga langsung lari ke sungai untuk nolong,” katanya.

Berkat kesigapan warga, Vita dan ayahnya berhasil diselamatkan. Namun, Vita mengalami luka di bagian lutut akibat terbentur batu sungai. Seragam sekolahnya pun basah kuyup sehingga ia memutuskan kembali pulang dan tidak jadi berangkat sekolah.

“Pada saat itu juga, anaknya tidak jadi sekolah. Mereka langsung pulang,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Ada Titik Api di Jalur Pos 1-2 Ranu Kumbolo, BPBD Tetap Waspadai Asap di Watu Rejeng

14 September 2026 - 08:00 WIB

Satu Pendaki Ilegal Tersesat di Semeru, 7 Rekannya Berhasil Diamankan Petugas

9 September 2026 - 12:24 WIB

Trending di Nasional