Pemkab Lumajang Sebut Piodalan Jadi Magnet Wisata Religi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 10 Jul 2026 12:13 WIB ·

Pemkab Lumajang Sebut Piodalan Jadi Magnet Wisata Religi


 Pemkab Lumajang Sebut Piodalan Jadi Magnet Wisata Religi Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai Piodalan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Kecamatan Senduro, telah berkembang menjadi salah satu magnet wisata religi yang mampu menarik ribuan umat Hindu dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain menjadi agenda keagamaan tahunan, kegiatan tersebut dinilai memberi dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Senduro.

Rangkaian Piodalan yang berlangsung sejak 29 Juni 2026 resmi ditutup pada Jumat, 10 Juli 2026. Penutupan dihadiri Bupati Lumajang Indah Amperawati, Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, Kapolres Lumajang, perwakilan Kodim 0821 Lumajang, Yonif 527/Baladibya Yudha, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan ribuan umat Hindu memadati kawasan Pura Mandhara Giri Semeru Agung selama pelaksanaan piodalan.

“Kehadiran para peziarah tidak hanya menunjukkan tingginya antusias umat Hindu mengikuti prosesi keagamaan, tetapi memberi manfaat bagi masyarakat setempat,” katanya, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, umat Hindu yang datang tidak hanya berasal dari Pulau Bali. Sejumlah peziarah juga datang dari Sumatera, Lampung, dan berbagai wilayah lain di Indonesia untuk mengikuti seluruh rangkaian upacara.

“Mereka menginap di rumah-rumah penduduk, kemudian belanja makanan dan membeli oleh-oleh. Ini merupakan salah satu peningkatan pendapatan masyarakat yang ada di Kecamatan Senduro,” ungkapnya.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Lumajang Teguh Widodo mengatakan seluruh rangkaian Piodalan Pura Mandhara Giri Semeru Agung tahun 2026 berlangsung sesuai harapan. Selama hampir dua pekan pelaksanaan, menurut dia, seluruh prosesi berjalan lancar tanpa kendala.

“Kami melaksanakan upacara piodalan tahun 2026 ini berjalan dengan lancar sesuai harapan. Mulai tanggal 29 Juni sampai hari ini, 10 Juli 2026, sebagai penutupan atau mesineb, seluruh rangkaian berjalan baik dan tidak ada halangan apa pun,” ujar Teguh.

Ia mengatakan kedatangan umat Hindu dari berbagai daerah menjadi kebahagiaan tersendiri bagi panitia dan pengempon pura. Kehadiran mereka mencerminkan kuatnya ikatan spiritual umat Hindu terhadap Pura Mandhara Giri Semeru Agung yang berada di lereng Gunung Semeru.

“Kami sangat berbahagia karena kedatangan semeton atau saudara-saudara kami dari Bali, Lampung, Sumatera maupun seluruh Nusantara ikut menyukseskan upacara piodalan tahun 2026 ini,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Lumajang Sambut Wacana Gaji PPPK Ditanggung Pusat, Berharap Rp100 Miliar Tetap Digelontorkan

24 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Tanggul Curah Lengkong dan Dua Check Dam Supiturang Jadi Benteng Baru Hadapi Lahar Semeru

24 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Merah Putih di Antara Tradisi dan Langit B29

17 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Tangis Gibran Pecah di Hari Kemerdekaan, Lahir 17 Agustus dengan Berat 3,2 Kilogram

17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Pantau Aktivitas Semeru, BPBD Lumajang Andalkan CCTV hingga Sistem EWS Berbasis AI

14 Agustus 2026 - 10:14 WIB

DPRD Jatim Minta Kontribusi Kendaraan Listrik terhadap Jalan Tak Dipukul Rata

12 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Trending di Nasional