Lumajang, – Fenomena Gelombang Rossby diperkirakan memengaruhi kondisi cuaca di Kabupaten Lumajang pada periode 27 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho mengatakan masyarakat perlu mewaspadai hujan lokal yang dapat terjadi meski cuaca pada siang hari tampak cerah.
Isnugroho mengatakan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), aktivitas Gelombang Rossby diperkirakan melintas di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Lumajang.
Fenomena atmosfer itu berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan yang memicu hujan dengan intensitas lokal, terutama pada sore hingga malam hari.
“Cuaca cerah pada siang hari yang tiba-tiba berubah menjadi hujan deras pada sore atau malam hari bukanlah hal yang asing. Salah satu penyebabnya adalah aktivitas Gelombang Rossby,” kata Isnugroho, Selasa (28/7/2026).
Menurut dia, Gelombang Rossby merupakan fenomena atmosfer berskala besar yang memengaruhi pola pergerakan angin di lapisan atmosfer. Saat fenomena tersebut aktif, udara lembap lebih mudah berkumpul sehingga pembentukan awan hujan berlangsung lebih cepat.
“Ketika Gelombang Rossby aktif, udara lembap lebih mudah berkumpul sehingga awan hujan lebih cepat terbentuk. Karena itu masyarakat perlu mewaspadai perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba,” ujarnya.
BPBD Lumajang mengimbau masyarakat terus memantau informasi cuaca resmi dari BMKG, menghindari aktivitas di lokasi yang berpotensi terdampak bencana ketika hujan deras, serta segera melaporkan kejadian kedaruratan kepada BPBD melalui layanan WhatsApp 0812-3457-0077.
“Siaga itu keren, panik itu pilihan. Yang terpenting adalah masyarakat tetap waspada dan tidak menganggap cuaca cerah sebagai jaminan kondisi akan aman hingga malam hari,” ungkapnya.
Tinggalkan Balasan