Lumajang, – Keluhan mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang menjadi perbincangan di media sosial setelah unggahan akun Facebook Cak Tiby di grup LumajangLapor.com menyebut dana program belum cair sehingga operasional dapur terhenti.
Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) Lumajang Della Ayu Faradhika membenarkan beberapa SPPG menghentikan layanan sementara karena dana operasional belum dicairkan.
Unggahan tersebut bertuliskan, Dana Belum Cair, Program MBG di Lumajang Terhenti. Warga menuntut kepastian dan transparansi mengenai kendala pencairan dana program MBG di SPPG Lumajang.
Hingga Kamis, 30 Juli 2026, unggahan itu telah memperoleh 57 tanda suka, dibagikan dua kali, dan memunculkan sedikitnya 39 komentar dari warganet.
Sejumlah pengguna media sosial menyampaikan beragam tanggapan. Ada yang mempertanyakan sekolah yang belum menerima layanan MBG, ada pula yang menyoroti dampak penghentian operasional terhadap pemilik dapur dan pegawai SPPG. Sebagian komentar lainnya juga mengkritik keberlanjutan program tersebut.
Menanggapi hal itu, Della membenarkan adanya kendala pencairan dana yang berdampak pada operasional sejumlah dapur MBG di Lumajang.
“Memang beberapa SPPG berhenti operasional sementara karena ada keterlambatan pencairan dana,” kata Della, Kamis (30/7/2026).
Ia belum merinci jumlah SPPG yang terdampak maupun waktu pencairan dana. Menurut dia, operasional akan kembali berjalan setelah proses pendanaan selesai sehingga pelayanan Program Makan Bergizi Gratis dapat dilanjutkan kembali.
Tinggalkan Balasan