BPBD Lumajang Optimalkan Dua Pos Aju untuk Perkuat Peringatan Dini Gunung Semeru - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 3 Agu 2026 09:49 WIB ·

BPBD Lumajang Optimalkan Dua Pos Aju untuk Perkuat Peringatan Dini Gunung Semeru


 BPBD Lumajang Optimalkan Dua Pos Aju untuk Perkuat Peringatan Dini Gunung Semeru Perbesar

Lumajang, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang terus mengoptimalkan dua Pos Aju di Curah Kobokan, Kecamatan Candipuro, dan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, untuk memperkuat sistem peringatan dini di kawasan Gunung Semeru.

Pos tersebut menjadi pusat pemantauan aktivitas gunung sekaligus penyampaian informasi kepada masyarakat ketika potensi ancaman meningkat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang Isbugroho mengatakan keberadaan Pos Aju menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi bencana karena berfungsi sebagai penghubung antara petugas dengan masyarakat maupun para pekerja yang beraktivitas di sekitar aliran lahar Gunung Semeru.

“Pos Aju berfungsi sebagai pusat koordinasi antara BPBD Kabupaten Lumajang dengan masyarakat serta para pekerja yang beraktivitas di sekitar aliran lahar Gunung Semeru. Melalui pos ini, petugas memberikan informasi terkini mengenai potensi banjir lahar maupun awan panas guguran sehingga masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah antisipasi sejak dini,” katanya, Senin (3/8/2026).

Selain menjadi pusat koordinasi, Pos Aju juga dimanfaatkan sebagai lokasi pemantauan kondisi di lapangan. Petugas secara berkala melakukan pengamatan visual terhadap aktivitas aliran lahar dan potensi awan panas guguran untuk memastikan setiap perubahan kondisi dapat segera diketahui dan disampaikan kepada masyarakat.

Menurutnya, kedua Pos Aju telah dilengkapi dengan sirene peringatan bahaya yang dapat diaktifkan ketika terjadi peningkatan potensi ancaman.

Dengan dukungan pemantauan langsung dan sistem peringatan dini tersebut, penyampaian informasi kepada masyarakat dapat dilakukan lebih cepat sehingga risiko kecelakaan kerja maupun korban akibat bencana dapat diminimalkan.

Ia mengimbau masyarakat, relawan, dan para pekerja yang beraktivitas di sekitar kawasan Gunung Semeru agar selalu mematuhi arahan petugas serta memperhatikan informasi resmi yang disampaikan melalui Pos Aju.

“Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas di wilayah berbahaya ketika terjadi peningkatan aktivitas gunung api,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MBG Lumajang Tersendat, 16 Sekolah dan Posyandu Gagal Terima Distribusi

30 Juli 2026 - 20:07 WIB

Keluhan MBG Ramai di Media Sosial, BGN Sebut Dana Belum Cair

30 Juli 2026 - 12:20 WIB

Penutupan Piodalan Pura Mandhara Giri Semeru Agung Perkuat Hubungan Lumajang dan Bali

10 Juli 2026 - 14:31 WIB

Pemkab Lumajang Sebut Piodalan Jadi Magnet Wisata Religi

10 Juli 2026 - 12:13 WIB

Menjaga Rasa, Merawat Warisan: Kisah Kopi Senduro dari Lereng Semeru

5 Juli 2026 - 14:27 WIB

Sambut Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung, Aston Inn Lumajang Siapkan Akomodasi bagi Pemedek dan Wisatawan

30 Juni 2026 - 23:08 WIB

Trending di Nasional