Lumajang, – Kabupaten Lumajang bersiap menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Timur pada 2027.
Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Lumajang memperkirakan ajang tersebut dapat diikuti sekitar 1.000 pecatur dari berbagai daerah.
Ketua Percasi Kabupaten Lumajang, Agus Setiawan, mengatakan Kejurprov akan menjadi kesempatan bagi pecatur Lumajang, baik junior maupun senior, untuk menguji kemampuan menghadapi atlet dari luar daerah.
Ia meminta seluruh pecatur Lumajang tidak hanya menjadi penonton ketika kejuaraan digelar di daerah sendiri.
“Harapan saya pemain-pemain catur di Kabupaten Lumajang keluar kandang semua, ikut meramaikan Kejurprov,” kata Agus, Minggu (30/8/2026).
Menurutnya, Kejurprov akan berlangsung selama empat hari. Pertandingan menggunakan format catur klasik sehingga para atlet Lumajang perlu mempersiapkan diri dengan latihan yang sesuai.
Ia mengatakan catur klasik tetap penting dikuasai atlet meski turnamen catur cepat dan blitz semakin banyak digelar.
“Karena saat Kejurprov yang dipertandingkan adalah catur klasik,” ujarnya.
Ia menyampaikam, kehadiran sekitar 1.000 pecatur akan memberikan dampak lebih luas bagi Lumajang.
Para peserta dari luar daerah diperkirakan tidak hanya mengikuti pertandingan, tetapi juga tinggal beberapa hari di Lumajang.
“Yang artinya, UMKM dan pee hotelan lumajang akan ikut terdampak dengan adanya kejurprov ini,” ungkapnya.
Selama berada di Lumajang, mereka akan membutuhkan penginapan, makanan, transportasi, hingga berbagai kebutuhan lainnya.
“Selama empat hari, tiga malam pemain-pemain dari luar kota akan menginap di Kabupaten Lumajang. Mereka akan spending money, berbelanja dan mengeluarkan uang di Lumajang,” kata Agus.
Tinggalkan Balasan