Tanggap Darurat Bencana Lahar Dingin, Pemkab Lumajang Segera Bentuk Satgas Kegawatdaruratan dan Dirikan Posko Bencana - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 19 Apr 2024 08:57 WIB ·

Tanggap Darurat Bencana Lahar Dingin, Pemkab Lumajang Segera Bentuk Satgas Kegawatdaruratan dan Dirikan Posko Bencana


 Tanggap Darurat Bencana Lahar Dingin di Lumajang Perbesar

Tanggap Darurat Bencana Lahar Dingin di Lumajang

Lensawarta – Hujan lebat yang terus menerus mengguyur Lumajang dari siang hingga malam telah memicu banjir lahar dingin yang meluas di beberapa daerah. Akibatnya, penduduk di wilayah Kecamatan Candipuro terpaksa mencari perlindungan di lokasi evakuasi, dan infrastruktur vital seperti jembatan mengalami kerusakan.

Pemantauan dari Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Gunung Semeru menunjukkan bahwa amplitudo getaran banjir telah melebihi batas maksimum, dengan catatan “overscale”. Tercatat pada pukul 18.30 WIB, amplitudo berada pada angka 35 mm dan meningkat menjadi 40 mm hanya dalam dua menit, kemudian stabil di angka tersebut.

Baca Juga: Waspada!! Update Terkini Prakiraan Cuaca Lumajang 19 April 2024, Potensi Hujan Lebat Lagi

Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni (Yuyun), dalam kunjungannya ke area yang terkena dampak pada malam hari tanggal 18 April 2024, telah mengumumkan periode tanggap darurat untuk menghadapi bencana lahar dingin Semeru.

“Kami akan mengadakan pertemuan besok untuk menetapkan status tanggap darurat dan akan segera membentuk komando tugas khusus. Saya telah meminta Sekretaris Daerah untuk memimpin koordinasi, dengan melibatkan lembaga-lembaga seperti BPBD, Dishub, Dinas Sosial, Dinas PUTR, serta TNI-POLRI, agar kita dapat bekerja sama mengatasi keadaan darurat ini,” ujar Yuyun setelah peninjauan.

Beliau juga menyatakan bahwa posko tanggap darurat telah dibuka di Kantor BPBD Lumajang dan posko-posko darurat lainnya akan didirikan di lokasi-lokasi yang terkena bencana, termasuk di Pronojiwo, Kebondeli, dan Jugosari.

“Kami telah mendirikan divisi tanggap darurat di kantor BPBD, yang akan fokus pada tiga kecamatan yang paling terpengaruh: Pasirian, Candipuro, dan Pronojiwo,” lanjut Yuyun.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional