Proyek Tol Probowangi Target Selesai September 2025, Dongkrak Konektivitas Jawa Timur - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 18 Agu 2025 15:25 WIB ·

Proyek Tol Probowangi Target Selesai September 2025, Dongkrak Konektivitas Jawa Timur


 Proyek Tol Probowangi Target Selesai September 2025, Dongkrak Konektivitas Jawa Timur Perbesar

Probolinggo, – PT Brantas Abipraya (Persero) selaku kontraktor pelaksana Paket 1 pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Tol Probowangi) optimis proyek tersebut dapat selesai sesuai target pada September 2025.

Paket 1 yang meliputi segmen Gending-Kraksaan sepanjang sekitar 12,8 kilometer ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan tol sepanjang 175,4 km yang menghubungkan Probolinggo hingga Banyuwangi.

Baca juga: Mulai 2026, Warga Kota Malang dengan PBB di Bawah Rp30 Ribu Dibebaskan Bayar Pajak

“Kami terus menggenjot pembangunan untuk memastikan proyek strategis ini rampung tepat waktu sehingga dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah di Jawa Timur,” kata Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, Senin (18/8/25).

Menurut Dian, Tol Probowangi tidak hanya berfungsi memperlancar mobilitas masyarakat dan arus logistik, tapi juga memiliki dampak positif terhadap penurunan biaya logistik nasional.

Baca juga: Rp19 Miliar Sudah Digelontorkan, Tapi Mobil Masih Terjebak Lumpur

“Dengan konektivitas yang lebih baik, diharapkan sektor ekonomi dan sosial di kawasan ini semakin berkembang. Proyek ini mendukung ketahanan infrastruktur transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapal Kuda,” tambahnya.

Proyek yang dimulai sejak Februari 2023 ini juga mengadopsi teknologi Building Information Modeling (BIM) guna mengoptimalkan sumber daya serta mengelola risiko secara efektif selama pembangunan.

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional