Rp9,7 Triliun Pusat Dialokasikan untuk RS Terpencil, Lumajang Fokus Perkuat Layanan KJSU - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 19 Agu 2025 20:02 WIB ·

Rp9,7 Triliun Pusat Dialokasikan untuk RS Terpencil, Lumajang Fokus Perkuat Layanan KJSU


 Rp9,7 Triliun Pusat Dialokasikan untuk RS Terpencil, Lumajang Fokus Perkuat Layanan KJSU Perbesar

Lumajang, – Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan dana sebesar Rp9,7 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk pembangunan rumah sakit di 34 kabupaten/kota daerah terpencil di Indonesia.

Namun, Kabupaten Lumajang tidak termasuk dalam daftar penerima anggaran pembangunan rumah sakit baru tersebut.

Baca juga: Akses Dana Kesehatan Nasional Lewat Aplikasi Kemendagri, Lumajang Sudah Ajukan

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, dr. Rosyidah, menegaskan bahwa meski Lumajang tidak mendapatkan dana untuk pembangunan fasilitas baru, pemerintah daerah menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) yang difokuskan untuk penguatan layanan KJSU, yakni layanan penyakit katastropik seperti kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi.

Baca juga: Dari Limbah Jadi Berkah, Cerita Ibu-Ibu Lumajang Mengolah Pelepah Pisang Jadi Kertas Bernilai Jual

“DAK yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat layanan spesialistik ini, termasuk pengadaan alat kesehatan (alkes) penunjang agar pasien tidak perlu dirujuk jauh ke luar daerah,” jelas Rosyidah, Selasa (19/8/25).

Penguatan layanan KJSU ini merupakan bagian dari strategi daerah untuk mendekatkan layanan kesehatan bagi penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan.

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional