Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 3 Nov 2026 12:39 WIB ·

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar


 Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar Perbesar

Lumajang, – Banjir lahar hujan Gunung Semeru membuat warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, harus menyeberangi aliran Sungai Regoyo untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Akses jalan yang menghubungkan Dusun Sumberlangsep dengan Dusun Sumberkajar tertimbun material banjir lahar berupa pasir dan batu.

Akibatnya, warga harus melewati aliran sungai untuk bersekolah, bekerja, hingga membeli kebutuhan pokok. Kondisi memprihatinkan terlihat pada Selasa (3/11/2026).

Sejumlah orang tua bahkan harus menggendong anak-anak mereka saat menyeberangi aliran lahar agar bisa sampai ke sekolah yang berada di dusun seberang.

“Kalau enggak sekolah ya ketinggalan pelajaran,” kata Dewi, salah satu orang tua siswa.

Tak hanya anak-anak yang kesulitan mengakses sekolah, warga juga harus menghadapi kondisi serupa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ayun, salah satu warga, mengatakan dirinya harus menyeberangi aliran sungai untuk membeli sayuran dan kebutuhan rumah tangga.

“Tujuannya mau ke tukang sayur belanja, jadi harus menyeberang,” ucap Ayun.

Terputusnya akses tersebut berdampak terhadap sekitar 135 kepala keluarga yang tinggal di Dusun Sumberlangsep. Mobilitas warga semakin sulit ketika debit aliran lahar Sungai Regoyo meningkat.

Banjir lahar tersebut menimbun satu-satunya akses jalan yang menghubungkan dusun itu dengan wilayah sekitarnya. Material pasir dan batu yang menutup jalan membuat aktivitas masyarakat terganggu.

Sementara itu, alat berat mulai dikerahkan untuk membersihkan tumpukan material banjir lahar yang menutup akses menuju dusun tersebut.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Sebanyak 1.100 Warga Terdampak Banjir Lumajang, 117 KK di Tempursari Terisolasi

2 November 2026 - 17:48 WIB

Puluhan Siswa SDN Jugosari 3 Terisolasi Banjir Lahar Semeru, Pembelajaran Dialihkan Daring

2 November 2026 - 17:26 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Tempursari Lumajang, Separuh Badan Jalan Kabupaten Terkikis

2 November 2026 - 16:34 WIB

Trending di Nasional