Waspada Perubahan Rute! Ini Jalur Alternatif Saat Sistem Buka Tutup Probolinggo-Lumajang Berlaku - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 26 Jun 2025 15:22 WIB ·

Waspada Perubahan Rute! Ini Jalur Alternatif Saat Sistem Buka Tutup Probolinggo-Lumajang Berlaku


 Waspada Perubahan Rute! Ini Jalur Alternatif Saat Sistem Buka Tutup Probolinggo-Lumajang Berlaku Perbesar

LUMAJANG, – Selama sistem buka tutup diberlakukan di jalan nasional Probolinggo-Lumajang, pengendara kendaraan kecil diimbau untuk tidak melintasi jalur utama.

Sebagai gantinya, mereka disarankan menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Ranupakis dan Jalan Randuagung yang telah disiapkan oleh pihak kepolisian.

Penerapan sistem buka tutup ini berkaitan dengan proyek penggantian Jembatan Jagalan di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Proyek yang mulai dilaksanakan Sabtu (28/6/2025) tersebut akan berlangsung selama enam bulan, hingga Desember 2025.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro Abimanyu menjelaskan, kendaraan roda empat kecil dan sepeda motor dari arah Probolinggo dapat berbelok ke kiri menuju Jalan Ranupakis, kemudian keluar di Jalan Randuagung, tepat di sisi SPBU Klakah. Rute ini dinilai lebih aman dan efisien untuk menghindari kepadatan di lokasi proyek.

“Jalur alternatif ini kami rekomendasikan untuk kendaraan kecil agar tidak menumpuk di jalur utama yang sedang dibuka-tutup. Ini penting demi mengurangi potensi kemacetan dan mempercepat waktu tempuh,” ujar Untoro saat ditemui di Mapolres Lumajang, Kamis (26/6/25).

Sementara itu, kendaraan besar seperti truk dan bus tetap diwajibkan melalui jalur utama. Karena keterbatasan dimensi dan daya dukung jalur alternatif, kendaraan berat tidak dapat dialihkan dan harus mengikuti sistem buka tutup yang akan diatur secara bergantian.

“Kami mohon pengertian dari sopir truk maupun bus. Sistem buka tutup akan diatur dengan jadwal bergiliran, dan petugas kami akan berjaga di lapangan untuk mengarahkan arus lalu lintas serta mencegah penumpukan kendaraan,” tambahnya.

Pihak kepolisian akan menggelar simulasi rekayasa lalu lintas pada Sabtu untuk memantau situasi di lapangan dan mengidentifikasi potensi kemacetan. Masyarakat diimbau memperhatikan rambu-rambu pengalihan arus serta petunjuk petugas di lapangan.

“Warga yang melakukan perjalanan rutin melalui jalur ini disarankan untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan lebih awal dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif bila memungkinkan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 435 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Dorong Solusi Aset Tak Terpakai Lewat Raperda Baru

6 Mei 2026 - 10:39 WIB

Optimalisasi Aset Daerah, DPRD Lumajang Targetkan PAD Meningkat

6 Mei 2026 - 10:31 WIB

PDI Perjuangan: Raperda GAKI Penting untuk Masa Depan Generasi Lumajang

6 Mei 2026 - 09:07 WIB

Fraksi PDI Perjuangan Dorong Perda GAKI, 40 Desa Mandiri Garam Jadi Dasar Penguatan

6 Mei 2026 - 08:34 WIB

Ratih Damayanti, Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Keagamaan

5 Mei 2026 - 21:01 WIB

Bupati Lumajang Dorong Peran Organisasi Keagamaan Perkuat Ekonomi dan Sosial Umat

5 Mei 2026 - 19:01 WIB

Trending di Daerah