Waspada Perubahan Rute! Ini Jalur Alternatif Saat Sistem Buka Tutup Probolinggo-Lumajang Berlaku - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 26 Jun 2025 15:22 WIB ·

Waspada Perubahan Rute! Ini Jalur Alternatif Saat Sistem Buka Tutup Probolinggo-Lumajang Berlaku


 Waspada Perubahan Rute! Ini Jalur Alternatif Saat Sistem Buka Tutup Probolinggo-Lumajang Berlaku Perbesar

LUMAJANG, – Selama sistem buka tutup diberlakukan di jalan nasional Probolinggo-Lumajang, pengendara kendaraan kecil diimbau untuk tidak melintasi jalur utama.

Sebagai gantinya, mereka disarankan menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Ranupakis dan Jalan Randuagung yang telah disiapkan oleh pihak kepolisian.

Penerapan sistem buka tutup ini berkaitan dengan proyek penggantian Jembatan Jagalan di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Proyek yang mulai dilaksanakan Sabtu (28/6/2025) tersebut akan berlangsung selama enam bulan, hingga Desember 2025.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro Abimanyu menjelaskan, kendaraan roda empat kecil dan sepeda motor dari arah Probolinggo dapat berbelok ke kiri menuju Jalan Ranupakis, kemudian keluar di Jalan Randuagung, tepat di sisi SPBU Klakah. Rute ini dinilai lebih aman dan efisien untuk menghindari kepadatan di lokasi proyek.

“Jalur alternatif ini kami rekomendasikan untuk kendaraan kecil agar tidak menumpuk di jalur utama yang sedang dibuka-tutup. Ini penting demi mengurangi potensi kemacetan dan mempercepat waktu tempuh,” ujar Untoro saat ditemui di Mapolres Lumajang, Kamis (26/6/25).

Sementara itu, kendaraan besar seperti truk dan bus tetap diwajibkan melalui jalur utama. Karena keterbatasan dimensi dan daya dukung jalur alternatif, kendaraan berat tidak dapat dialihkan dan harus mengikuti sistem buka tutup yang akan diatur secara bergantian.

“Kami mohon pengertian dari sopir truk maupun bus. Sistem buka tutup akan diatur dengan jadwal bergiliran, dan petugas kami akan berjaga di lapangan untuk mengarahkan arus lalu lintas serta mencegah penumpukan kendaraan,” tambahnya.

Pihak kepolisian akan menggelar simulasi rekayasa lalu lintas pada Sabtu untuk memantau situasi di lapangan dan mengidentifikasi potensi kemacetan. Masyarakat diimbau memperhatikan rambu-rambu pengalihan arus serta petunjuk petugas di lapangan.

“Warga yang melakukan perjalanan rutin melalui jalur ini disarankan untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan lebih awal dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif bila memungkinkan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 448 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Trending di Daerah