Penerbangan Perdana Jakarta–Jember Gunakan ATR 72-500, Langsung Tanpa Transit - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 13 Agu 2025 14:23 WIB ·

Penerbangan Perdana Jakarta–Jember Gunakan ATR 72-500, Langsung Tanpa Transit


 Penerbangan Perdana Jakarta–Jember Gunakan ATR 72-500, Langsung Tanpa Transit Perbesar

Jember, – Reaktivasi Bandara Notohadinegoro Jember akan ditandai dengan penerbangan perdana rute Jakarta–Jember pada 17 Agustus 2025.

Penerbangan ini menggunakan pesawat jenis ATR 72-500 berkapasitas 70 penumpang milik maskapai Fly Jaya, dan akan berlangsung langsung tanpa transit, menjadikannya momen bersejarah bagi transportasi udara di Kabupaten Jember.

Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Jember, Gatot Triyono, saat melakukan persiapan di Bandara Notohadinegoro, Rabu (13/8/2025).

Gatot menegaskan bahwa rute ini akan langsung menghubungkan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dengan Bandara Notohadinegoro Jember, tanpa singgah di kota lain.

Baca juga: Reaktivasi Bandara Notohadinegoro Siap Soft Launching 17 Agustus

“Kami sudah koordinasi dengan Otban Surabaya, dan dipastikan pesawat yang akan digunakan untuk penerbangan perdana adalah ATR 72-500 berkapasitas 70 penumpang. Rute ini akan direct, tanpa transit,” ungkap Gatot, Rabu (13/8/25).

Menurut Gatot, persiapan reaktivasi bandara telah mencapai 80 persen. Sejumlah pembenahan masih dilakukan, termasuk pemenuhan personel pemadam kebakaran (Damkar) bandara berlisensi, yang hingga kini masih belum tersedia di Jember.

Untuk mengatasi kendala itu, Dishub Jember telah bekerja sama dengan Bandara Trunojoyo Sumenep, yang saat ini tidak beroperasi, untuk memperbantukan petugas Damkar bersertifikat ke Bandara Notohadinegoro.

Baca juga: Pegawai Non-ASN Jember Desak Pemkab Patuhi UU ASN, Tuntut NIP PPPK Sesuai UU No 20/2023

“Karena personel Damkar berlisensi bandara belum ada di Jember, kami minta bantuan dari Bandara Sumenep,” tambahnya.

Meski persiapan teknis hampir rampung, informasi mengenai harga tiket dan durasi waktu tempuh penerbangan Jember-Jakarta masih belum diumumkan.

Gatot menyebut detail tersebut akan disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjelang pelaksanaan soft launching.

Reaktivasi Bandara Notohadinegoro menjadi harapan besar bagi warga Jember, mengingat rute ini merupakan yang pertama kalinya menghubungkan Jember secara langsung dengan ibu kota negara.

“Pemerintah daerah optimis konektivitas udara ini akan membawa dampak positif bagi ekonomi, investasi, hingga pariwisata lokal,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pagi Ini Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu 1,1 Km Mengarah ke Selatan

6 April 2026 - 07:58 WIB

Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur 3,5 Km ke Tenggara

5 April 2026 - 10:37 WIB

Hadapi Lonjakan Libur Panjang, KAI Daop 9 Jember Siapkan 32 Ribu Kursi

4 April 2026 - 10:57 WIB

Untuk Pertama Kali, MBG Sistem Prasmanan Diuji di Kota Malang

3 April 2026 - 18:14 WIB

Masalah Teknis hingga Pendanaan Hambat Sebagian SPPG di Lumajang

31 Maret 2026 - 16:55 WIB

Evaluasi Ramadan Picu Perbaikan SPPG, 7 Unit Masih Berbenah

31 Maret 2026 - 16:46 WIB

Trending di Nasional