Widarto Tegur Sekda Jember di Rapat Banggar, Jangan Berpolitik dengan Data Bantuan - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 30 Des 2025 16:42 WIB ·

Widarto Tegur Sekda Jember di Rapat Banggar, Jangan Berpolitik dengan Data Bantuan


 Widarto Tegur Sekda Jember di Rapat Banggar, Jangan Berpolitik dengan Data Bantuan Perbesar

Jember, – Ketegangan terbuka terjadi dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Jember bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin (29/12/2025).

Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, secara tegas menegur Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Akhmad Helmi Luqman, terkait penolakan pemberian data rinci penerima bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Widarto menilai sikap tersebut mencerminkan adanya aroma politisasi birokrasi dalam pengelolaan data bantuan. Ia menegaskan bahwa permintaan DPRD atas data penerima DBHCHT bukan dilandasi kepentingan politik, melainkan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap penggunaan anggaran daerah.

“Mohon maaf kalau saya mengingatkan di rapat, ini bukan urusan person to person, bukan urusan suka atau tidak suka. Pak Sekda tolong jangan berpolitik, yang berpolitik biar kami saja. Kalau kami minta data, ya tolong diberikan,” tegas Widarto di hadapan peserta rapat.

Menurutnya, DPRD selama ini hanya menerima data penerima DBHCHT secara global per kecamatan. Padahal, untuk melakukan evaluasi ketepatan sasaran, DPRD membutuhkan data penerima secara rinci atau by name by address.

“Masa kami minta data permohonan DBHCHT, yang dikasih hanya global per kecamatan. Data rinci itu penting agar kami bisa memastikan bantuan tepat sasaran dan memberi masukan perbaikan,” ujarnya.

Widarto menekankan DPRD tidak akan menggunakan data tersebut secara sembarangan. Ia justru menyebut keterbukaan data sebagai kunci perbaikan tata kelola bantuan agar benar-benar menyentuh masyarakat yang berhak.

Di sisi lain, Widarto mengakui posisi politik partainya, PDI Perjuangan, yang tidak berada dalam koalisi pengusung Bupati Jember Muhammad Fawait pada Pilkada lalu. Namun ia menegaskan, sikap kritis DPRD tetap merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.

“Kami sadar posisi politik kami. Tapi sekali lagi, kami membantu karena ini bagian dari tanggung jawab pemerintahan daerah,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 231 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional