Gunung Semeru Erupsi Empat Kali Sejak Dini Hari, Kolom Letusan Capai 700 Meter - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 22 Sep 2025 11:32 WIB ·

Gunung Semeru Erupsi Empat Kali Sejak Dini Hari, Kolom Letusan Capai 700 Meter


 Gunung Semeru Erupsi Empat Kali Sejak Dini Hari, Kolom Letusan Capai 700 Meter Perbesar

Lumajang, – Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik.

Sejak dini hari, Senin (22/9/25), tercatat telah terjadi empat kali erupsi dengan kolom letusan tertinggi mencapai 700 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan bahwa erupsi pertama terjadi pukul 00.54 WIB. Meskipun visual letusan tidak teramati akibat kondisi gelap, aktivitas vulkanik tersebut terekam jelas melalui seismograf, dengan amplitudo maksimum mencapai 22 mm dan durasi 182 detik.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 02.43 WIB. Kali ini, kolom letusan terlihat menjulang hingga 700 meter di atas puncak, dengan warna abu putih hingga kelabu berintensitas tebal ke arah barat daya. Aktivitas seismik menunjukkan amplitudo maksimum yang sama, yakni 22 mm, dengan durasi 164 detik.

Erupsi ketiga menyusul pada pukul 04.44 WIB, dengan kolom letusan setinggi 500 meter. Warna abu yang terlihat tetap putih hingga kelabu, mengarah ke barat daya, dengan durasi letusan 110 detik dan amplitudo maksimum 21 mm.

Baca juga: Baru Dua Candi di Lumajang Terawat, Situs Bersejarah Lain Butuh Perhatian Serius

Puncaknya terjadi pada pukul 05.28 WIB, saat letusan kembali mencapai ketinggian 700 meter di atas puncak atau setara 4.376 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kolom abu masih terpantau tebal dan menyebar ke arah barat daya dan barat, memperkuat indikasi bahwa aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih cukup intens.

Baca juga: Tak Paham Masuk Sepadan, Pelaku Wisata Tumpak Sewu Tersandung Izin, Kami Tidak Diberi Sosialisasi

Meskipun terjadi erupsi beruntun, status Gunung Semeru masih berada di Level II (Waspada). Namun, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan beberapa rekomendasi penting bagi masyarakat.

Warga dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, terutama di sepanjang aliran Besuk Kobokan sejauh 8 kilometer dari puncak. Di luar radius tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai, karena berpotensi terlanda awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.

“Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” jelas Sigit Rian.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Ada Titik Api di Jalur Pos 1-2 Ranu Kumbolo, BPBD Tetap Waspadai Asap di Watu Rejeng

14 September 2026 - 08:00 WIB

Satu Pendaki Ilegal Tersesat di Semeru, 7 Rekannya Berhasil Diamankan Petugas

9 September 2026 - 12:24 WIB

Trending di Nasional