Pendampingan Pemkab Lumajang untuk Dewangga Eza - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 3 Okt 2025 15:32 WIB ·

Pemkab Lumajang Dampingi Dewangga: Dari Biaya Medis hingga Kontrol ke RSUD Soetomo Surabaya


 Pemkab Lumajang Dampingi Dewangga: Dari Biaya Medis hingga Kontrol ke RSUD Soetomo Surabaya Perbesar

emkab Lumajang terus memberikan perhatian penuh kepada Dewangga Eza Naufal Al Yusen, santri Pondok Pesantren Asy Syarifi Pandanwangi Tempeh, yang menjadi korban setelah menenggak cairan berbahaya beberapa waktu lalu.
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), saat menjenguk Dewangga di kediamannya pada Senin (29/9/2025).

Bunda Indah Pastikan Pendampingan Berkelanjutan

Bunda Indah menegaskan, pendampingan yang diberikan Pemkab tidak hanya berhenti pada bantuan medis awal, tetapi berlanjut hingga tahap kontrol lanjutan.

“Tanggal 6 nanti, anak ini akan kami dampingi ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk kontrol lanjutan. Pemkab hadir bukan hanya sekali, tetapi terus mendampingi proses pengobatannya,” ujarnya.

Biaya Harian Capai Rp900 Ribu, Pemkab dan Baznas Ambil Peran

Hingga saat ini, Dewangga hanya bisa bertahan hidup dengan susu medis khusus senilai hampir Rp900 ribu per hari. Menyadari beban berat tersebut, Pemkab Lumajang bersama Baznas turun tangan menanggung biaya kebutuhan harian.

“Obat harian dan kebutuhan susu medis yang cukup mahal sudah kami tanggung. Kami juga mendorong solidaritas masyarakat untuk ikut membantu langsung melalui orang tua korban,” tambah Bunda Indah.

Dukungan Sosial untuk Keluarga Korban

Selain dukungan kesehatan, Pemkab juga menyiapkan skema bantuan sosial agar keluarga Dewangga yang hidup sederhana tetap bisa bertahan dalam kondisi sulit. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada warga yang menghadapi situasi kritis sendirian.

Kolaborasi Masyarakat Jadi Kekuatan Pemulihan

Pendampingan khusus ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memberi harapan baru bagi Dewangga untuk pulih dan beraktivitas kembali. Pemkab Lumajang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi, memperkuat solidaritas, dan membangun kepedulian sosial.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Cabut Tiga Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Usaha Sound System Tak Lagi Bisa Ajukan Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Wabup Lumajang Harap Kapolres Baru Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Bupati Lumajang Atur Jam Operasional PKL di Kawasan Alun-alun

5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk

4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Trending di Daerah