Surabaya Targetkan Ledakan Wisatawan Saat Nataru lewat Diskon Hingga 80 Persen - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 1 Des 2025 15:08 WIB ·

Surabaya Targetkan Ledakan Wisatawan Saat Nataru lewat Diskon Hingga 80 Persen


 Surabaya Targetkan Ledakan Wisatawan Saat Nataru lewat Diskon Hingga 80 Persen Perbesar

Surabaya, – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan strategi besar untuk menarik wisatawan melalui program Surabaya Holiday Super Sale (SHSS). Diskon hingga 80 persen di ribuan tenant, hotel, restoran, hingga tempat wisata disiapkan untuk menjadikan Surabaya sebagai destinasi utama liburan akhir tahun.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan SHSS bukan hanya pesta belanja yang terbatas di pusat perbelanjaan. Program yang berlangsung sepanjang 1–31 Desember 2025 itu melibatkan seluruh ekosistem perekonomian kota.

“Diskon besar-besaran dalam program ini tidak hanya di mal, tapi juga di hotel, restoran, dan tempat wisata,” tegasnya, Senin (1/12/2025).

Eri berharap, promo masif ini mampu menarik wisatawan dari dalam maupun luar daerah untuk datang dan menghabiskan liburan di Surabaya. Selain itu, SHSS juga diharapkan mampu mengurangi arus warga Surabaya yang biasanya memilih berlibur ke luar kota.

“Paling penting bisa menahan masyarakat Surabaya untuk menghabiskan waktu libur di kotanya,” ujarnya.

Tidak ada syarat khusus untuk menikmati diskon-diskon besar tersebut. Seluruh masyarakat dapat langsung memanfaatkan promo yang disediakan ribuan tenant yang tergabung dalam program.

Ketua APPBI Surabaya, Sutandi, menyebut ada 17 mal yang ikut serta, dengan diskon mulai dari 10 hingga 80 persen untuk berbagai produk dan layanan.

APPBI menargetkan perputaran ekonomi mencapai Rp15 triliun selama masa program, mengingat besarnya partisipasi dari pelaku retail, perhotelan, dan kuliner. Sutandi menilai, SHSS menjadi momentum penting untuk mengangkat kembali konsumsi masyarakat pasca perlambatan ekonomi yang biasanya terjadi pada Agustus hingga Oktober.

Bagi Pemkot Surabaya, program ini juga menjadi pengungkit Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retail dan pariwisata. Eri optimistis geliat ekonomi akhir tahun akan membuat pemasukan daerah meningkat signifikan.

“Perhitungan kita akan sampai miliaran rupiah masuknya ke Kota Surabaya lewat PAD,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah