TPS Surabaya Perkuat Manajemen Risiko Lewat Implementasi ISO 22301 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 11 Des 2025 09:30 WIB ·

TPS Surabaya Perkuat Manajemen Risiko Lewat Implementasi ISO 22301


 TPS Surabaya Perkuat Manajemen Risiko Lewat Implementasi ISO 22301 Perbesar

Surabaya, – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) semakin memperkuat manajemen risiko operasional dengan mengimplementasikan Business Continuity Management System (BCMS) berbasis standar internasional ISO 22301.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan bongkar muat, gate, hingga aktivitas vessel operation tetap berjalan lancar meskipun menghadapi berbagai gangguan.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menjelaskan perusahaan telah mengidentifikasi berbagai potensi risiko, mulai dari gangguan operasional, masalah sistem teknologi informasi, bencana alam, kecelakaan kerja, hingga kebakaran.

“Setiap risiko dianalisis dan ditetapkan prosedur pemulihan untuk memastikan layanan tetap terjaga,” ujarnya di Surabaya, Kamis (11/12/2025).

Selain identifikasi risiko, TPS juga rutin menggelar simulasi kedaruratan, uji pemulihan sistem operasional, dan pelatihan kesiapsiagaan bagi seluruh pekerja. Kegiatan ini bertujuan agar setiap pegawai memahami peran dan langkah yang harus dilakukan saat terjadi insiden yang berpotensi mengganggu aktivitas terminal.

Erika menegaskan, penerapan BCMS tidak hanya penting untuk menjaga kelancaran operasional, tetapi juga berperan dalam mempertahankan kepercayaan pengguna jasa dan pemangku kepentingan.

“Keandalan layanan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan peralatan, tetapi juga kesiapan sistem manajemen risiko. Dengan BCMS, kami berupaya memastikan TPS mampu mempertahankan produktivitas dan reliabilitas pelayanan, terutama dalam mendukung kelancaran arus ekspor-impor dan distribusi logistik nasional,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan PMI Malaysia Telah Didampingi Pulang, Aa. Salim Tekankan Pentingnya Jalur Resmi

31 Agustus 2026 - 08:17 WIB

Wakil Bupati Lumajang Sebut Karnaval Jadi Ajang Bangkitkan Budaya Lokal

30 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Karnaval Gucialit Dongkrak UMKM dan PKL, Kadin Lumajang Dorong Digelar Rutin

29 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Desil Menentukan Nasib Bansos, Pemkab Lumajang Akui Tak Bisa Deteksi Perubahannya

27 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Kaki Tak Lagi Utuh, Semangat Tak Pernah Patah: Nanik Menjaga Usaha Warisan Sejak 1946

26 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Data Desil 1-5 Dipersoalkan, DPRD Lumajang Dorong Verifikasi Langsung ke Lapangan

26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Trending di Daerah