Jembatan Pakusari Putus dan Gardu Listrik Roboh, Banjir Bandang Landa Jember - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 16 Des 2025 12:54 WIB ·

Jembatan Pakusari Putus dan Gardu Listrik Roboh, Banjir Bandang Landa Jember


 Jembatan Pakusari Putus dan Gardu Listrik Roboh, Banjir Bandang Landa Jember Perbesar

Jember, – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember, sejak Senin (15/12/2025) siang hingga sore menyebabkan banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah. Akibatnya, ribuan rumah warga terendam, jembatan penghubung putus, dan gardu listrik roboh.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat luapan beberapa sungai, termasuk Sungai Bedadung, Kalijompo, Rembangan, Mayang, Gila, dan Sungai Dinoyo, yang merendam ribuan rumah di sejumlah kecamatan.

Di Kampung Ledok, Kecamatan Kaliwates, ketinggian air bahkan mencapai pinggang orang dewasa, memaksa warga mengungsi.

“Banjir menerjang sejumlah kecamatan akibat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang dalam waktu lama,” ujar Kepala BPBD Jember, Indra Tri Purnomo, Selasa (16/12/2025).

Ia menambahkan, hujan deras ini mengikuti peringatan dini BMKG periode 11–20 Desember 2025 terkait potensi cuaca ekstrem.

Selain banjir, hujan lebat juga menyebabkan longsor di Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, sehingga akses desa sempat lumpuh akibat material longsor menutup bahu jalan.

Kondisi semakin parah di Sungai Patemon, Kecamatan Pakusari, di mana jembatan penghubung warga terputus diterjang derasnya aliran air. Bahkan, gardu listrik di Jalan Kasuari, Kedawung, Patrang, roboh, mengganggu pasokan listrik di kawasan terdampak.

BPBD Jember telah menyiagakan tim reaksi cepat untuk menanggulangi banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur. Indra menekankan, keselamatan warga menjadi prioritas utama, sehingga masyarakat diminta tetap waspada, menghindari daerah rawan, dan mengikuti arahan petugas.

“Sebagian besar masih dalam proses penanganan. Kami terus memperbarui informasi di lapangan, dan warga diimbau segera melapor jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing,” tegas Indra.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah