Jembatan Pakusari Putus dan Gardu Listrik Roboh, Banjir Bandang Landa Jember - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 16 Des 2025 12:54 WIB ·

Jembatan Pakusari Putus dan Gardu Listrik Roboh, Banjir Bandang Landa Jember


 Jembatan Pakusari Putus dan Gardu Listrik Roboh, Banjir Bandang Landa Jember Perbesar

Jember, – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember, sejak Senin (15/12/2025) siang hingga sore menyebabkan banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah. Akibatnya, ribuan rumah warga terendam, jembatan penghubung putus, dan gardu listrik roboh.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat luapan beberapa sungai, termasuk Sungai Bedadung, Kalijompo, Rembangan, Mayang, Gila, dan Sungai Dinoyo, yang merendam ribuan rumah di sejumlah kecamatan.

Di Kampung Ledok, Kecamatan Kaliwates, ketinggian air bahkan mencapai pinggang orang dewasa, memaksa warga mengungsi.

“Banjir menerjang sejumlah kecamatan akibat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang dalam waktu lama,” ujar Kepala BPBD Jember, Indra Tri Purnomo, Selasa (16/12/2025).

Ia menambahkan, hujan deras ini mengikuti peringatan dini BMKG periode 11–20 Desember 2025 terkait potensi cuaca ekstrem.

Selain banjir, hujan lebat juga menyebabkan longsor di Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo, sehingga akses desa sempat lumpuh akibat material longsor menutup bahu jalan.

Kondisi semakin parah di Sungai Patemon, Kecamatan Pakusari, di mana jembatan penghubung warga terputus diterjang derasnya aliran air. Bahkan, gardu listrik di Jalan Kasuari, Kedawung, Patrang, roboh, mengganggu pasokan listrik di kawasan terdampak.

BPBD Jember telah menyiagakan tim reaksi cepat untuk menanggulangi banjir, longsor, dan kerusakan infrastruktur. Indra menekankan, keselamatan warga menjadi prioritas utama, sehingga masyarakat diminta tetap waspada, menghindari daerah rawan, dan mengikuti arahan petugas.

“Sebagian besar masih dalam proses penanganan. Kami terus memperbarui informasi di lapangan, dan warga diimbau segera melapor jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing,” tegas Indra.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah