Akibat Erupsi Gunung Semeru, Bupati Lumajang Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga 2 Desember 2025 - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 26 Nov 2025 11:57 WIB ·

Akibat Erupsi Gunung Semeru, Bupati Lumajang Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga 2 Desember 2025


 Akibat Erupsi Gunung Semeru, Bupati Lumajang Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga 2 Desember 2025 Perbesar

Lumajang, – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana alam akibat erupsi Gunung Semeru.

Keputusan tersebut ditetapkan sebagai langkah strategis untuk memastikan penanganan dampak bencana tetap berjalan optimal dan menjamin keselamatan masyarakat yang masih berada di wilayah terdampak.

Perpanjangan ini tertuang dalam Keputusan Bupati Lumajang Nomor 100.3.3.2/610/KEP/427.12/2025, yang menegaskan bahwa upaya penanggulangan darurat harus terus dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terpadu oleh seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.

“Meski status tanggap darurat sebelumnya telah berakhir, dampak erupsi masih dirasakan warga dan berpotensi mengganggu kehidupan serta penghidupan masyarakat,” jelas Bunda Indah, Selasa (25/11/2025).

Melalui keputusan tersebut, status tanggap darurat diperpanjang selama tujuh hari, terhitung mulai 26 November hingga 2 Desember 2025.

Perpanjangan ini menjadi dasar hukum bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan perangkat daerah lainnya untuk melanjutkan berbagai langkah penanganan darurat, mulai dari pemantauan kondisi warga terdampak, pemulihan infrastruktur, hingga distribusi bantuan logistik.

Bunda Indah menegaskan perpanjangan ini bukan hanya formalitas administratif, tetapi menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat dari potensi risiko bencana lanjutan.

Ia meminta seluruh pihak, termasuk aparat daerah, relawan, hingga masyarakat, untuk terus bersinergi agar penanganan pascabencana dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.

“Perpanjangan status tanggap darurat ini bukan sekadar prosedur administratif, tetapi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat dari risiko bencana yang masih ada,” tegasnya.

Sejalan dengan keputusan tersebut, BPBD Kabupaten Lumajang memperkuat koordinasi lintas sektor dengan fokus pada pemantauan titik-titik rawan, penanganan pengungsi, kesiapan logistik, serta langkah-langkah mitigasi guna meminimalkan risiko lanjutan akibat aktivitas vulkanik Semeru.

Bunda Indah mengimbau warga agar tetap waspada dan disiplin mengikuti arahan petugas di lapangan. Pemerintah daerah memastikan seluruh layanan darurat, termasuk fasilitas kesehatan, jalur evakuasi, serta perbaikan sarana dan prasarana umum yang terdampak, tetap tersedia selama masa perpanjangan.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Mari kita hadapi situasi ini dengan tenang, disiplin, dan saling mendukung,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Dam Klerek Putus Diterjang Lahar Semeru, 250 Hektare Lahan Pertanian Terdampak

6 November 2026 - 11:27 WIB

BPBD Lumajang Larang Warga Tempati Rumah Rusak akibat Lahar Semeru

6 November 2026 - 10:58 WIB

Wisata Tumpak Sewu Siagakan Tim Evakuasi untuk Antisipasi Ancaman Banjir

5 November 2026 - 14:22 WIB

Awan Panas Semeru Meluncur hingga 4,5 Kilometer, BPBD Lumajang Tingkatkan Kesiagaan

5 November 2026 - 11:52 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 700 Meter, Awan Panas Guguran Terekam Selama 3 Menit 44 Detik

5 November 2026 - 09:37 WIB

BPBD Lumajang Perkuat Sistem Mitigasi Semeru, Fokus pada Pemantauan dan Keselamatan Warga

5 November 2026 - 09:21 WIB

Trending di Nasional