Berkat Pupuk Organik, Petani Lumajang Hasilkan Melon Manis Tanpa Tergantung Kimia - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 28 Sep 2025 13:13 WIB ·

Berkat Pupuk Organik, Petani Lumajang Hasilkan Melon Manis Tanpa Tergantung Kimia


 Berkat Pupuk Organik, Petani Lumajang Hasilkan Melon Manis Tanpa Tergantung Kimia Perbesar

Lumajang, – Siapa sangka dari Dusun Joho, Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, tumbuh inovasi yang menyegarkan, melon manis hasil budidaya organik, tanpa ketergantungan penuh pada pupuk kimia.

Melalui tangan-tangan kreatif petani yang tergabung dalam Kelompok Petani Inovatif (KOPI), pertanian organik bukan hanya wacana tetapi telah menjadi kenyataan yang bisa dirasakan, dicicipi, dan dinikmati.

Baca juga: Patroli Malam Wabup Lumajang di Poskamling Sinergi Warga, TNI, dan Polri Cegah Pencurian Ternak

Dalam kunjungan lapangannya, Bupati Lumajang Indah Amperawati mencicipi langsung buah melon hasil tanam KOPI yang menggunakan pupuk organik berbasis mikroorganisme lokal (MOL), tanah bambu, molase, dan dekomposer.

Baca juga: Temuan 9 Kasus Campak, Dinkes Kota Malang Langsung Lakukan Pelacakan dan Survei Lokasi

“Melon ini manis dan enak. Ini bukti bahwa pertanian ramah lingkungan bisa menghasilkan produk berkualitas tinggi. Namun tentu dibutuhkan ketelatenan, kesabaran, dan inovasi yang berkelanjutan,” kata Indah, Minggu (28/9/25).

Ketua KOPI, Asmui, menjelaskan bahwa formula pupuk organik yang dikembangkan kelompoknya mampu menekan penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen.

Kombinasi MOL dan bahan lokal terbukti meningkatkan kesehatan tanah dan tanaman, tanpa mengorbankan hasil panen.

“Awalnya kami coba bertahap, mencampurkan dengan pupuk kimia. Tapi sekarang, hasilnya justru lebih bagus dari sebelumnya,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Tak Semua Pegawai Libur, WFH Lumajang Hanya untuk Administrasi

3 April 2026 - 08:32 WIB

Tragedi Libur Lebaran di Muara Bondoyudo, Pelajar SMP Lumajang Masih Hilang di Hari Keempat

1 April 2026 - 16:23 WIB

Aman untuk Sekarang, Tapi Tidak Pasti, Ketergantungan Kebijakan Pusat pada Nasib P3K

31 Maret 2026 - 17:37 WIB

Trending di Daerah