Tanah sebagai simbol kedaulatan bagi masyarakat - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 19 Okt 2025 16:54 WIB ·

Bunda Indah Tegaskan: Tanah Adalah Warisan Kedaulatan dan Masa Depan Keluarga Lumajang


 Bunda Indah Tegaskan: Tanah Adalah Warisan Kedaulatan dan Masa Depan Keluarga Lumajang Perbesar

Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menyampaikan pesan bermakna dalam penyerahan sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Jumat (17/10/2025).
Menurutnya, tanah memiliki nilai lebih dalam dibanding sekadar harta benda. “Tanah adalah simbol kedaulatan, harga diri, dan masa depan keluarga yang harus dijaga serta dikelola dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 250 warga menerima sertifikat tanah dari total 550 bidang tanah yang disertifikatkan pada tahun 2025.
Penyerahan itu menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum dan keadilan agraria kepada masyarakat, sekaligus memperkuat rasa aman dan bangga sebagai warga negara.

Bunda Indah menegaskan, kepemilikan tanah yang sah bukan hanya urusan administratif, tetapi juga bentuk pengakuan negara terhadap hak hidup warga. “Ketika warga memegang sertifikat, sesungguhnya mereka sedang memegang bukti kedaulatan,” ujarnya penuh makna.

Jangan Jual Tanah, Jadikan Modal Kehidupan

Dalam pesannya, Bunda Indah mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda menjual tanah setelah mendapatkan sertifikat.
Ia mengajak agar tanah dijadikan modal produktif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha pertanian, peternakan, atau kegiatan ekonomi kreatif lainnya.

“Jangan jual tanah hanya karena uang cepat. Jadikan tanah sebagai warisan hidup yang memberi manfaat untuk anak cucu,” pesannya.
Menurutnya, tanah yang dikelola dengan bijak akan menjadi sumber kekuatan keluarga sekaligus penopang ekonomi daerah.

Warga Sambut Hangat Program PTSL

Kegiatan penyerahan sertifikat tanah di Desa Jugosari disambut penuh syukur oleh masyarakat. Banyak warga merasa lega karena kini mereka memiliki kepastian hukum atas lahan yang telah mereka garap secara turun-temurun.

Kepala Desa Jugosari, Mahmudi, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) atas percepatan penerbitan sertifikat tanpa biaya memberatkan.
“Bagi kami, sertifikat tanah ini bukan hanya selembar kertas, tapi bukti pengakuan negara atas kerja keras rakyat. Terima kasih kepada Bunda Indah yang terus memperjuangkan hak warga hingga ke pelosok desa,” ujarnya.

Komitmen Pemerintah dalam Pemerataan Agraria

Program PTSL di Kabupaten Lumajang terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan pemerataan agraria, keadilan sosial, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Bunda Indah menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan BPN untuk memastikan seluruh bidang tanah di Lumajang memiliki legalitas yang jelas dan terdata dengan baik.

“Kepemilikan tanah yang sah adalah kunci kemandirian keluarga dan ketahanan daerah. Dengan kepastian hukum, masyarakat bisa hidup lebih tenang dan produktif,” ujarnya menutup sambutan.

Pesan Bunda Indah menggema di hati masyarakat Lumajang — bahwa tanah bukan hanya ruang untuk berpijak, melainkan akar kehidupan, penanda martabat, dan warisan masa depan keluarga.
Dari tanah kehidupan dimulai, dan di atas tanah pula harapan masa depan tumbuh serta diwariskan untuk generasi berikutnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Trending di Daerah