Dari Jalan Desa hingga Jalur Antar Kecamatan, Lumajang Kejar Pemerataan Pembangunan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 15 Jan 2026 13:18 WIB ·

Dari Jalan Desa hingga Jalur Antar Kecamatan, Lumajang Kejar Pemerataan Pembangunan


 Dari Jalan Desa hingga Jalur Antar Kecamatan, Lumajang Kejar Pemerataan Pembangunan Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemerataan pembangunan melalui peningkatan infrastruktur jalan, mulai dari jalan desa hingga jalur penghubung antar kecamatan.

Hingga saat ini, Pemkab Lumajang menangani sekitar 260 kilometer jalan rusak berat secara bertahap melalui perencanaan yang terukur dan berbasis prioritas.

Pembangunan jalan difokuskan pada ruas-ruas strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi barang dan jasa.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik jalan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan dampak ekonomi yang merata bagi masyarakat.

“Jalan adalah urat nadi ekonomi. Ketika akses jalan membaik, mobilitas warga meningkat, distribusi barang lebih lancar, dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah dapat tumbuh,” kata Indah, Kamis (15/1/2026).

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Lumajang memprioritaskan pembangunan jalan penghubung antar wilayah dan pusat-pusat aktivitas ekonomi. Beberapa ruas yang telah rampung dikerjakan antara lain Jalan Kali Semut dan Pasrujambe.

Sementara itu, jalur Tempursari-Gesang hingga Pasru menjadi prioritas lanjutan karena perannya dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan akses pasar.

Yang katanya, pembangunan jalan di wilayah-wilayah tersebut menjadi kunci untuk mengurangi kesenjangan antar daerah. Dengan konektivitas yang semakin baik, masyarakat di wilayah pinggiran memiliki akses yang lebih setara terhadap layanan, pasar, dan pusat pertumbuhan ekonomi.

“Pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, baik di desa maupun antar kecamatan. Infrastruktur jalan menjadi fondasi penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat, tetapi merata,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Pancasila Lumajang Siap Bantu TNI-Polri Jaga Keamanan Daerah

13 Maret 2026 - 18:23 WIB

200 Anggota Pemuda Pancasila Lumajang Hadiri Buka Bersama di Istana Kuliner

13 Maret 2026 - 17:46 WIB

Kendaraan Mogok hingga Kehabisan Bensin, Pemudik di Lumajang Bisa Minta Bantuan Polisi

13 Maret 2026 - 16:35 WIB

Mudik Aman, Warga Lumajang Tetap Bisa Pakai BPJS di Luar Kota

13 Maret 2026 - 10:11 WIB

Bupati Lumajang: Mobil Dinas Boleh Dipakai Mudik, Tapi BBM dan Perawatan Pakai Pribadi

13 Maret 2026 - 09:55 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Gandeng Kejari, 108 Perusahaan Menunggak Iuran Rp8,49 Miliar

12 Maret 2026 - 18:24 WIB

Trending di Daerah