Dirawat Lebih dari Satu Bulan, Paus Fransiskus Disebut Harus Belajar Bicara Lagi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

International · 24 Mar 2025 11:31 WIB ·

Dirawat Lebih dari Satu Bulan, Paus Fransiskus Disebut Harus Belajar Bicara Lagi


 Dirawat Lebih dari Satu Bulan, Paus Fransiskus Disebut Harus Belajar Bicara Lagi Perbesar

Lensa Warta – Setelah menjalani perawatan intensif akibat pneumonia ganda, Paus Fransiskus dikabarkan harus belajar berbicara kembali.

Hal ini terjadi karena efek samping dari terapi oksigen aliran tinggi yang ia jalani selama beberapa pekan di Rumah Sakit Gemelli, Roma.

Kondisi terbaru Paus diungkapkan oleh Kardinal Vatikan, Victor Manuel Fernandez, dalam acara peluncuran buku terbaru pemimpin Gereja Katolik tersebut.

“Paus dalam kondisi sangat baik, tetapi oksigen aliran tinggi mengeringkan segalanya,” kata Fernandez, dikutip Reuters, Jumat 21 Maret 2025.

Fernandez menjelaskan bahwa meskipun kondisi fisik Paus masih stabil, efek terapi oksigen yang berkepanjangan membuatnya harus kembali melatih cara berbicara.

“Dia (Paus Fransiskus) perlu belajar kembali cara berbicara, tetapi kondisi fisiknya secara keseluruhan masih seperti sebelumnya,” imbuhnya.

Diketahui, Paus Fransiskus telah menjalani perawatan selama lebih dari lima pekan akibat pneumonia ganda yang menyerang kedua paru-parunya.

Selama dirawat, Vatikan hanya sekali merilis suara Paus pada 6 Maret 2025, yang saat itu terdengar serak dan sesak.

Dalam pembaruan terbaru pada Jumat, Kantor Pers Takhta Suci Vatikan menyatakan bahwa kondisi Paus stabil.

“Pada malam hari, dia tak lagi menggunakan ventilasi mekanis dengan masker, tetapi menerima oksigenasi aliran tinggi melalui kanula hidung,” demikian pernyataan resmi Vatikan yang dikutip Vatican News.

Pada siang hari, penggunaan oksigen aliran tinggi semakin dikurangi seiring dengan perbaikan kondisi Paus.

Dokter menyebut bahwa fungsi pernapasan dan motorik Paus Fransiskus mulai membaik, meskipun belum ada kepastian kapan ia bisa keluar dari rumah sakit.

Selama masa pemulihan, Paus tidak menerima pengunjung dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk berdoa, menjalani terapi, serta melakukan pekerjaan ringan.

Namun, akhirnya Paus Fransiskus muncul di balkon Rumah Sakit Gemelli pada Minggu, 23 Maret 2025, dalam penampilan publik pertamanya setelah lima pekan dirawat.

Ia tampak mengacungkan jempol dan melambaikan tangan ke arah kerumunan umat yang berkumpul.

Meski terlihat lelah, ia tetap menyapa jemaat yang hadir.

“Saya melihat perempuan ini dengan bunga-bunga kuning. Brava!” ucap Paus dengan suara yang masih terdengar lemah. Ia juga sempat membuat tanda salib sebelum kembali didorong masuk ke dalam dengan kursi roda.

Melansir Irish Examiner, banyak umat yang bersorak “Viva il Papa!” dan “Papa Francesco!” sebagai ungkapan kegembiraan atas kondisi Paus yang semakin membaik.

Paus Fransiskus kini telah kembali ke Vatikan untuk menjalani masa pemulihan selama dua bulan.

Tim dokter menyarankan agar ia menghindari pertemuan besar dan aktivitas berat agar dapat pulih sepenuhnya.

Meskipun masih dalam tahap pemulihan, umat Katolik di seluruh dunia merasa lega dan bersyukur atas kesembuhan Paus setelah menjalani rawat inap terpanjang dalam 12 tahun kepausannya.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

WNA Bisa Berpindah Antarwilayah, Imigrasi Minta Penginapan Lumajang Tak Lewatkan Pelaporan

28 September 2026 - 10:45 WIB

18 WNA Tercatat Tinggal di Lumajang, Imigrasi Sebut Jumlah Wisatawan Asing Sulit Dipastikan

28 September 2026 - 09:52 WIB

Hampir 400 Pekerja Lumajang Berangkat Prosedural ke Luar Negeri, Taiwan Jadi Tujuan Favorit

18 September 2026 - 15:34 WIB

Disabilitas Lampaui Batas, Ria Yulianti Bawa Harapan Lumajang ke Asian Para Games

13 September 2026 - 12:15 WIB

Kapas Biru di Mata Wisatawan China: Ketika Alam Menjadi Daya Tarik Utama

11 September 2026 - 10:29 WIB

Jumlah PMI Urus Compound di Malaysia Meningkat, 10-20 Orang Datang Setiap Hari

4 September 2026 - 20:52 WIB

Trending di International