Dua Pendaki Sidoarjo Hilang di Gunung Semeru, TNBTS Sebut Diduga Masuk Ilegal - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 8 Nov 2026 12:54 WIB ·

Dua Pendaki Sidoarjo Hilang di Gunung Semeru, TNBTS Sebut Diduga Masuk Ilegal


 Dua Pendaki Sidoarjo Hilang di Gunung Semeru, TNBTS Sebut Diduga Masuk Ilegal Perbesar

Lumajang, – Dua pendaki berinisial BK (19) dan MWF (19) asal Kabupaten Sidoarjo dilaporkan hilang di kawasan Gunung Semeru, Kecamatan Ranu Pani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Keduanya diduga memasuki kawasan taman nasional tanpa mengikuti prosedur perizinan resmi.

Kepala Bagian Tata Usaha Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Bambang Suryono membenarkan adanya laporan dua pendaki yang hilang tersebut.

“Kalau kronologi jelas belum ada, karena tidak ada yang tahu pendaki itu masuk,” kata Bambang, Minggu (8/11/2026).

Bambang menyebutkan, kedua pendaki tersebut diduga mulai melakukan pendakian pada 2 November 2026.

“Yang jelas dugaannya masuk tanggal 2 November, dan asal Sidoarjo,” kata Bambang.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa menjelaskan, keberadaan kedua pendaki mulai diketahui setelah mereka menyewa sepeda motor di Terminal Lumajang untuk menuju kawasan Ranu Pani pada Rabu (4/11/2026).

Sehari kemudian, Kamis (5/11/2026), pihak penyewa kendaraan bersama petugas RPTN Ranu Pani melakukan pencarian terhadap kedua pendaki tersebut. Namun, pencarian yang berlangsung sepanjang hari belum membuahkan hasil.

Petunjuk baru ditemukan pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Petugas bersama pemilik kendaraan menemukan sepeda motor yang disewa kedua pendaki di sebuah ladang milik warga di sekitar kawasan pendakian Gunung Semeru.

“Temuan tersebut menjadi salah satu petunjuk dalam upaya pencarian kedua pendaki. Pada pukul 14.55 waktu setempat, Tim Rescue Pos SAR Jember bergerak menuju lokasi kejadian dengan estimasi perjalanan sekitar 3 jam 26 menit,” terang Oka.

Operasi pencarian dua pendaki tersebut melibatkan Tim Rescue Pos SAR Jember, Kantor SAR Banyuwangi, TNBTS, Polrestabes Surabaya, BPBD Kabupaten Lumajang, serta masyarakat setempat.

Untuk mendukung pencarian di medan Gunung Semeru, tim gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, mulai dari kendaraan operasional, drone thermal, perlengkapan mountaineering, peralatan jungle rescue, hingga peralatan medis.

Oka mengatakan, kondisi cuaca di lokasi pencarian saat itu cerah berawan. Seluruh unsur SAR gabungan terus berkoordinasi untuk menemukan keberadaan kedua pendaki.

“Kondisi cuaca di lokasi cerah berawan. Seluruh upaya pencarian dilaksanakan dengan mengedepankan koordinasi dan sinergi seluruh unsur SAR gabungan. Hingga laporan awal ini disampaikan, kedua pendaki masih berstatus dalam pencarian (DP),” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Dam Klerek Putus Diterjang Lahar Semeru, 250 Hektare Lahan Pertanian Terdampak

6 November 2026 - 11:27 WIB

BPBD Lumajang Larang Warga Tempati Rumah Rusak akibat Lahar Semeru

6 November 2026 - 10:58 WIB

Wisata Tumpak Sewu Siagakan Tim Evakuasi untuk Antisipasi Ancaman Banjir

5 November 2026 - 14:22 WIB

Awan Panas Semeru Meluncur hingga 4,5 Kilometer, BPBD Lumajang Tingkatkan Kesiagaan

5 November 2026 - 11:52 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 700 Meter, Awan Panas Guguran Terekam Selama 3 Menit 44 Detik

5 November 2026 - 09:37 WIB

BPBD Lumajang Perkuat Sistem Mitigasi Semeru, Fokus pada Pemantauan dan Keselamatan Warga

5 November 2026 - 09:21 WIB

Trending di Nasional