Lumajang, – Sudah enam hari berlalu sejak peristiwa peluru nyasar melukai seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kabupaten Lumajang.
Namun hingga kini, arah datangnya peluru tersebut masih belum juga terungkap. Jika soal matematika setidaknya memiliki rumus, arah tembakan dalam kasus ini tampaknya masih menunggu petunjuk yang tepat.
Peristiwa tersebut terjadi saat jam istirahat sekolah. Korban berinisial NS diketahui sedang bercanda bersama tiga orang temannya di depan kelas yang berada di lantai dua.
Tanpa peringatan apa pun, korban tiba-tiba merasakan sakit di paha bagian dalam sebelah kiri, disertai keluarnya darah. Setelah diperiksa, luka tersebut diduga kuat akibat tembakan peluru.
Kejadian ini sontak mengejutkan pihak sekolah dan orang tua siswa. Pasalnya, benda yang melukai korban bukanlah benda kecil yang biasa ditemukan di lingkungan sekolah.
Pasalnya, yang menancap di tubuh korban bukan hiasan tas atau tanda Hello Kitty, melainkan sebuah peluru yang hingga kini belum diketahui berasal dari mana.
Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menyampaikan proses penyelidikan masih terus berlangsung. Namun hingga saat ini, penyidik belum menerima hasil visum dari rumah sakit tempat korban menjalani perawatan.
“Untuk perkembangan sementara masih dalam proses penyelidikan. Hasil visum juga masih belum kita terima dari pihak rumah sakit,” kata dia, Senin (9/2/2026).
Ia menjelaskan, setelah hasil visum dan rontgen diterima, pihak kepolisian akan melakukan uji balistik guna memastikan jenis peluru serta senjata yang digunakan.
“Sementara belum kita pastikan, karena nantikan otomatis melalui uji. Kita tidak bisa menyampaikan ini bentuknya apa, dari senjata apa kalau tidak melalui uji (balistik),” ucap dia.
Tinggalkan Balasan