Fokus Baru Menkeu, Pembangunan Tak Lagi Hanya untuk Kota Besar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 3 Okt 2025 17:26 WIB ·

Fokus Baru Menkeu, Pembangunan Tak Lagi Hanya untuk Kota Besar


 Fokus Baru Menkeu, Pembangunan Tak Lagi Hanya untuk Kota Besar Perbesar

Lumajang, – Kabupaten Lumajang menyimpan kekayaan potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor pertanian dan peternakan, hingga pariwisata alam dan ekonomi kreatif. Namun, keterbatasan anggaran kerap menjadi penghambat laju pembangunan yang seharusnya bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat lebih cepat.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), dalam pertemuan strategis dengan Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, di Surabaya, Kamis (2/10/2025).

“Kalau ada dukungan fiskal yang kuat, maka potensi ini bisa diubah menjadi kekuatan ekonomi yang nyata. Tapi selama daerah belum diberi ruang fiskal yang cukup, pembangunan akan selalu berjalan lambat,” kata Bunda Indah.

Baca juga: Kasus Santri Minum HCL Dibahas Kemenag dan DPRD Lumajang

Dengan kondisi geografis dan kekayaan sumber daya yang dimiliki, Lumajang sebenarnya siap menjadi penopang ekonomi regional.

Namun, berbagai program prioritas seperti pembangunan infrastruktur dasar, pemberdayaan masyarakat desa, hingga pengembangan destinasi wisata unggulan, masih berjalan lambat karena keterbatasan fiskal.

“Banyak kebutuhan mendesak yang harus segera kita tangani. Daerah seperti Lumajang tak bisa terus menunggu, harus ada dorongan nyata dari pusat,” tambahnya.

Baca juga: 2026, Pemkot Malang Gratiskan Seragam untuk Siswa SD dan SMP Swasta

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah pusat sedang mengkaji arah kebijakan fiskal yang lebih berpihak kepada daerah, terutama yang memiliki potensi besar namun belum optimal karena minimnya dukungan anggaran.

“Pembangunan tak boleh hanya berputar di kota besar. Daerah seperti Lumajang harus diberi ruang dan dukungan untuk berkembang,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengamanan Mudik Lebaran di Lumajang, Patroli Rumah Kosong hingga Pos Pelayanan Terpadu

13 Maret 2026 - 16:14 WIB

Kesiapan Pemda Lumajang Saat Lebaran, Bupati Indah Standby Pantau Arus Mudik dan Pelayanan

13 Maret 2026 - 09:39 WIB

Tanpa Libur, Petugas Pemkab Lumajang Siap Layani Masyarakat Saat Mudik

13 Maret 2026 - 09:17 WIB

Operasi Ketupat 2026 Berlangsung 13–29 Maret, Ratusan Personel Siaga di Lumajang

13 Maret 2026 - 08:55 WIB

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Belum Digarap, AHY: Tuntaskan Masalah KCJB Dulu

12 Maret 2026 - 18:37 WIB

Pantau Langsung Jalan Rusak, Indah Amperawati Kerahkan Tim Aspal Keliling

12 Maret 2026 - 16:54 WIB

Trending di Nasional