Fokus Baru Menkeu, Pembangunan Tak Lagi Hanya untuk Kota Besar - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 3 Okt 2025 17:26 WIB ·

Fokus Baru Menkeu, Pembangunan Tak Lagi Hanya untuk Kota Besar


 Fokus Baru Menkeu, Pembangunan Tak Lagi Hanya untuk Kota Besar Perbesar

Lumajang, – Kabupaten Lumajang menyimpan kekayaan potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor pertanian dan peternakan, hingga pariwisata alam dan ekonomi kreatif. Namun, keterbatasan anggaran kerap menjadi penghambat laju pembangunan yang seharusnya bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat lebih cepat.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), dalam pertemuan strategis dengan Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, di Surabaya, Kamis (2/10/2025).

“Kalau ada dukungan fiskal yang kuat, maka potensi ini bisa diubah menjadi kekuatan ekonomi yang nyata. Tapi selama daerah belum diberi ruang fiskal yang cukup, pembangunan akan selalu berjalan lambat,” kata Bunda Indah.

Baca juga: Kasus Santri Minum HCL Dibahas Kemenag dan DPRD Lumajang

Dengan kondisi geografis dan kekayaan sumber daya yang dimiliki, Lumajang sebenarnya siap menjadi penopang ekonomi regional.

Namun, berbagai program prioritas seperti pembangunan infrastruktur dasar, pemberdayaan masyarakat desa, hingga pengembangan destinasi wisata unggulan, masih berjalan lambat karena keterbatasan fiskal.

“Banyak kebutuhan mendesak yang harus segera kita tangani. Daerah seperti Lumajang tak bisa terus menunggu, harus ada dorongan nyata dari pusat,” tambahnya.

Baca juga: 2026, Pemkot Malang Gratiskan Seragam untuk Siswa SD dan SMP Swasta

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah pusat sedang mengkaji arah kebijakan fiskal yang lebih berpihak kepada daerah, terutama yang memiliki potensi besar namun belum optimal karena minimnya dukungan anggaran.

“Pembangunan tak boleh hanya berputar di kota besar. Daerah seperti Lumajang harus diberi ruang dan dukungan untuk berkembang,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di Nasional