Banyuwangi, – Industri maritim di ujung timur Pulau Jawa kembali menunjukkan geliat positif. PT Rejeki Abadi Lestari resmi membeli kapal survei katamaran tipe X38 hasil produksi galangan lokal Banyuwangi yang dibangun oleh PT Lundin Industry Invests.
Serah terima kapal dilakukan dalam seremoni khidmat, dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, yang menyerahkan kapal secara simbolis kepada pihak perusahaan.
Pembelian kapal ini bukan sekadar transaksi bisnis, tetapi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, galangan kapal lokal, dan sektor swasta dalam memperkuat kemandirian industri maritim nasional.
PT Rejeki Abadi Lestari, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan penggalian pasir serta sedimentasi laut, membutuhkan armada survei yang andal untuk memastikan akurasi pemetaan, keselamatan kerja, dan efisiensi operasi.
Kapal Katamaran X38 diharapkan dapat mendukung semua kebutuhan tersebut melalui teknologi dan performa optimal.
Dalam sambutannya, Mujiono mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada galangan kapal Banyuwangi.
Ia menilai pemesanan kapal produksi lokal menjadi bukti bahwa industri perkapalan daerah telah mencapai standar kualitas kompetitif. Beberapa kapal produksi Banyuwangi bahkan telah dipesan oleh konsumen Eropa, menunjukkan daya saing global industri perkapalan Indonesia.
“Kami berharap capaian ini semakin memperkuat posisi Banyuwangi sebagai daerah maritim sekaligus mendukung visi kemaritiman nasional,” kata Mujiono, Rabu (18/2/2026).
Sementara itu, Direktur PT Lundin Industry Invests, John Lundin, menjelaskan kapal yang diserahkan merupakan tipe Katamaran X38 generasi terbaru. Proses pembuatan kapal ini memakan waktu sekitar enam bulan, mulai dari perancangan hingga uji kelayakan laut.
Secara teknis, kapal ini memiliki panjang 12,50 meter, lebar 4,60 meter, draft 0,70 meter, dan bobot sekitar 7.000 kilogram. Desain katamaran memberikan keunggulan stabilitas dan efisiensi bahan bakar dibanding kapal berlambung tunggal.
Kapal dilengkapi tangki bahan bakar 2.000 liter, tangki air bersih 250 liter, serta tangki limbah 200 liter, mampu mengangkut hingga 12 kru atau penumpang.
“Kami telah memproduksi 20 kapal jenis katamaran. Tipe terbaru ini memiliki peningkatan performa dan konsumsi bahan bakar lebih efisien,” katanya.
Tinggalkan Balasan