Jember, – Rohmah, perempuan yang diduga pelaku mutilasi bayi mendatangi Mapolres Jember, Jawa Timur, Rabu (24/12/2025).
Perempuan umur 19 tahun tersebut diinterogasi penyidik, mengenai kronologi pemotongan kedua tangan bayi laki-laki yang baru dilahirannya di Desa Kaliglagah Kecamatan Sumberbaru Jember.
Rohmah, mengaku memotong ari-ari bayi dan kedua tangannya mengunakan cangkul, satu jam usai persalinan di dapur rumahnya.
“Motong tali pusar bayi, pakai cangkul. Karena tidak ada barang lain di dapur,” ujarnya saat diinterogasi penyidik.
Kronologi kejadiannya, dia mengaku tidak mengetahui tiba-tiba melahirkan bayi saat berada di dalam dapur rumahnya, Senin dini hari (22/12/2025) pukul 00.00 WIB.
“Bayi tersebut tidak bergerak, tidak menangis blas. Terus bayi tersebut saya gendong keluar rumah,” kata Rohmah.
Rohmah mengaku mengendong bayi tersebut keluar di jalan depan rumahnya, dalam kondisi ari-ari korban masih ngelewer dan belum terpotong.
Kemudian, Rohmah membawa bayi tersebut di belakang rumah tetangga, sambil di puk puk supaya bisa nangis. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Lalu, dia pun meletakkan bayinya di sapiteng. Terus, Rohmah, kembali menuju dapur rumahnya untuk mengambil cangkul untuk memotong ari ari dan tangan putranya sendiri.
Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Jember, Ipda Alfan Febrianto Surya Darma mengaku masih terus menggali keterangan terduga pelaku untuk memastikan kronologi insiden tersebut.
“Kondisi si ibu sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Sumberbaru pasca melahirkan. Kondisinya sudah membaik dan sudah bisa dimintai keterangan penyidik,” tanggapnya.
Alfan mengaku masih belum bisa memastikan alat yang digunakan perempuan ini saat memutilasi darah dagingnya sendiri.
“Alat yang kami gunakan masih kami dalami, menunggu hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku,” paparnya.
Tinggalkan Balasan