Kabel PJU Dicuri di 17 Lokasi Surabaya, Pemkot Rugi Rp 250 Juta Lebih - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Kriminal · 29 Nov 2025 18:48 WIB ·

Kabel PJU Dicuri di 17 Lokasi Surabaya, Pemkot Rugi Rp 250 Juta Lebih


 Kabel PJU Dicuri di 17 Lokasi Surabaya, Pemkot Rugi Rp 250 Juta Lebih Perbesar

Surabaya, – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengungkap maraknya aksi pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) yang terjadi di berbagai titik dalam beberapa bulan terakhir.

Data Dinas Perhubungan (Dishub) mencatat, aksi pencurian berlangsung sejak 12 Februari hingga 28 November 2025 dan menyasar 17 lokasi berbeda.

Kepala Bidang Prasarana Transportasi Dishub Kota Surabaya, Agung Karyadi, mengatakan bahwa pencurian kabel dilakukan dengan cara memotong kabel yang berada di saluran air. Akibatnya, jaringan penerangan rusak dan lampu-lampu jalan padam.

“Beberapa titik itu kabelnya dicuri memang. Yang dicuri kabelnya yang ada di bawah saluran. Karena jaringannya rusak akhirnya padam,” kata Agung, Sabtu (29/11/2025).

Dishub Surabaya mencatat total 2.640 meter kabel PJU lenyap dicuri. Kerugian yang dialami Pemkot mencapai Rp 250.800.000, belum termasuk biaya tenaga dan waktu untuk perbaikan.

Aksi pencurian ini menyasar sejumlah ruas jalan utama, di antaranya: Jalan Tunjungan sisi timur, Jalan Panglima Sudirman sisi barat, Frontage Timur Jalan A. Yani, Jalan Pemuda sisi selatan, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Indrapura, dan Jalan Urip Sumoharjo.

Pelaku Beraksi dengan Modus Petugas Resmi
Dalam banyak kasus, pelaku mematikan listrik PJU pada malam hari dan berpura-pura sebagai petugas perbaikan. Mereka mengenakan rompi, helm, hingga menggunakan mobil operasional sehingga tidak menimbulkan kecurigaan warga.

“Mereka mematikan listrik PJU dan berpura-pura memperbaiki. Pakai rompi, helm, bawa mobil operasional seperti pekerja sungguhan. Jadi masyarakat percaya dan tidak curiga,” jelas Agung.

Selain malam hari, ada pula komplotan yang memilih waktu sekitar pukul 05.00 WIB, saat aktivitas masyarakat masih minim. Satu sesi pencurian pada 10 tiang PJU saja bisa menghasilkan 300-400 meter kabel.

Untuk mengungkap para pelaku, Dishub Surabaya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Pengecekan rekaman CCTV dilakukan di sekitar lokasi-lokasi terjadinya pencurian.

“Kami sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian, supaya pencurinya bisa segera tertangkap,” kata Agung.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bareskrim Polri Sita Emas Batangan, Dokumen, dan Alat Elektronik dari Dugaan PETI

20 Februari 2026 - 14:59 WIB

Bareskrim Polri Geledah Rumah di Surabaya, Amankan 4 Boks Barang Bukti TPPU dari Kasus PETI

20 Februari 2026 - 14:54 WIB

Polsek Jabung Ungkap Kondisi Korban Tewas di Sungai, Mulut Tersumpal, Tangan Terikat

20 Februari 2026 - 14:19 WIB

Modus Solar Subsidi Ditimbun Terungkap, Penegakan Hukum di Lumajang Masih Menggantung

16 Februari 2026 - 11:30 WIB

Guru SD di Jember Tanggalkan Pakaian 22 Siswa, Kronologi, Dampak, dan Tindakan Hukum

13 Februari 2026 - 12:20 WIB

KPAI Desak Polisi Usut Guru SD di Jember yang Menanggalkan Pakaian 22 Siswa

13 Februari 2026 - 12:13 WIB

Trending di Kriminal