Lumajang, – Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) E-Sport Lumajang 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lumajang membuka peluang penyelenggaraan turnamen setiap bulan untuk menjaga pembinaan atlet tetap berjalan.
Ketua KONI Lumajang Budi Satria mengatakan, kompetisi rutin diperlukan agar kemampuan para pemain terus terasah.
Selain itu, turnamen dapat menjadi ruang untuk memantau perkembangan atlet yang berpotensi mewakili Lumajang dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.
“Harapannya bisa ada turnamen rutin, bahkan kalau memungkinkan setiap bulan,” kata Budi saat menghadiri Kejurkab E-Sport Lumajang 2026 di Alka Cafe, Minggu (1/11/2026).
Budi menyebut, kemampuan atlet tidak semata-mata ditentukan oleh usia. Pemain yang lebih muda tetap memiliki peluang bersaing dengan atlet yang lebih senior.
Dalam Kejurkab E-Sport Lumajang 2026, lebih dari 300 peserta mengikuti pertandingan. Kompetisi tersebut mempertandingkan dua gim, yakni Mobile Legends dan Free Fire.
“Tentunya dengan adanya kejuaraan ini, kami berharap bisa diselenggarakan setiap bulan, untuk supaya bisa mengasah para atlit muda lumajang,” jelasnya.
Tinggalkan Balasan