Kelangkaan BBM di Jember Tak Berdampak Signifikan pada Harga Bahan Pokok, Namun Waspadai Potensi Gangguan Distribusi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Bisnis · 31 Jul 2025 18:02 WIB ·

Kelangkaan BBM di Jember Tak Berdampak Signifikan pada Harga Bahan Pokok, Namun Waspadai Potensi Gangguan Distribusi


 Kelangkaan BBM di Jember Tak Berdampak Signifikan pada Harga Bahan Pokok, Namun Waspadai Potensi Gangguan Distribusi Perbesar

Jember, – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di Kabupaten Jember akibat penutupan jalan nasional di Gumitir dan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang, Bali, ternyata tidak berimbas signifikan pada harga bahan pokok di wilayah tersebut.

Meski demikian, para pelaku usaha dan pemerintah daerah tetap siaga terhadap potensi gangguan distribusi yang mungkin muncul dalam waktu dekat.

Disamping itu, kelangkaan BBM mulai dirasakan warga Jember sejak beberapa hari terakhir, menyusul penutupan jalan nasional di Gumitir yang menjadi jalur utama distribusi logistik dari Pelabuhan Ketapang menuju Jember dan wilayah sekitarnya.

Cuaca buruk di Selat Bali memperparah antrean panjang kapal di pelabuhan, sehingga suplai BBM mengalami keterlambatan.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tanjung Jember, Kamis (31/7/2025), untuk memastikan kondisi pasokan dan harga bahan pokok.

Baca juga:

“Saya ingin memastikan bahwa logistik terutama sembako itu aman, sembako harus aman, maka kami meninjau ke pasar tradisional,” kata Khofifah.

Peninjauan di Pasar Tanjung mengonfirmasi bahwa harga berbagai komoditas pokok relatif stabil, antara lain:

• Daging sapi Rp120.000/kg

• Daging ayam ras Rp30.000/kg

• Telur ayam ras Rp27.000–28.000/kg

• Tepung terigu Rp12.000/kg

Baca juga: Pemkab Lumajang Kerahkan Alat Berat untuk Kirim Sembako ke Wilayah Terisolasi

• Cabai merah besar Rp28.000/kg

• Cabai rawit merah Rp30.000–36.000/kg

• Bawang merah Rp60.000/kg

• Bawang putih Sinco Rp30.000/kg

• Bawang putih kating Rp50.000/kg

Baca juga: Longsor Susulan Tutup Jalur Lumajang–Malang, Akses Terhambat

“Saat ini, komoditas beras medium, minyak goreng Minyakita, dan gula pasir menjadi perhatian khusus untuk terus dipantau pergerakan harga dan stoknya,” ungkapnya.

Selain itu, pengembangan jalur distribusi alternatif dan penyimpanan stok strategis menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok akan terus dilakukan agar masyarakat tidak terkena dampak signifikan dari gejolak pasokan.

“Apa yang menjadi kebutuhan pangan masyarakat harus terjaga di saat terjadi kelangkaan BBM. Alhamdulillah hari ini suplai BBM kembali normal sehingga semua sektor diharapkan normal semua,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tradisi Selametan dan Menu Berbuka Jadi Pemicu Lonjakan Harga Ayam di Lumajang

20 Februari 2026 - 11:31 WIB

Pemkab Lumajang Dorong Investasi Peternakan untuk Kendalikan Harga Ayam

20 Februari 2026 - 11:27 WIB

Galangan Kapal Banyuwangi Produksi Katamaran X38, Dorong Kemandirian Industri Maritim Nasional

18 Februari 2026 - 10:24 WIB

Ramadhan di Tengah Lonjakan Harga Ayam, Penjual Nasi Bungkus Pilih Perkecil Porsi

17 Februari 2026 - 09:27 WIB

Ramadan 1447 H, Harga Sembako di Lumajang Masih Stabil

13 Februari 2026 - 11:31 WIB

Dari Barongsai hingga Undian Umroh, Aston Inn Lumajang Hadirkan Perayaan Penuh Makna di Awal 2026

11 Februari 2026 - 11:11 WIB

Trending di Bisnis