KelasAntariksa: Inovasi Edukasi Astronomi untuk Membangun Generasi Pembelajar di Lumajang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 14 Apr 2025 13:31 WIB ·

KelasAntariksa: Inovasi Edukasi Astronomi untuk Membangun Generasi Pembelajar di Lumajang


 KelasAntariksa: Inovasi Edukasi Astronomi untuk Membangun Generasi Pembelajar di Lumajang Perbesar

Lumajang — Program pendidikan “KelasAntariksa” yang digagas oleh Komunitas Arya Wiraraja Astronomy bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Lumajang telah menjadi terobosan dalam menumbuhkan minat siswa terhadap ilmu astronomi.

Dengan pendekatan berbasis pengalaman langsung, program ini menyajikan metode pembelajaran interaktif yang mencakup malam, diskusi terbuka, serta pemanfaatan fasilitas seperti teleskop dan media audiovisual. Konsep ini menghubungkan teori dan praktik dalam pengenalan sains populer di kalangan pelajar.

Sebuah penelitian oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang, Muhammad Rasyidan Ghiffari Ilmansyah, menunjukkan adanya dalam minat siswa setelah mengikuti KelasAntariksa. Sebelum program, hanya 13,3% siswa yang menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap astronomi, tetapi setelahnya, ini melesat menjadi 42,1%.

Malikha Rustyawijayanti, Penanggung Jawab Program KelasAntariksa dari Disarpus Kabupaten Lumajang, menekankan bahwa keberhasilan ini adalah kerja sama lintas sektor. “Minat dan rasa ingin tahu anak-anak tentang luar angkasa adalah potensi besar. Tugas kita adalah menyajikannya dalam pembelajaran yang menyenangkan, edukatif, dan aplikatif,” katanya, Jumat (11/4/2025).

Lebih lanjut, Malikha menjelaskan bahwa KelasAntariksa tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kritis dan eksploratif lewat kegiatan lapangan seperti pengamatan bintang dan simulasi astronomi.

“Kami ingin menciptakan pengalaman belajar yang berkesan dan membuka pemikiran anak-anak bahwa ilmu astronomi bisa diakses dan dipahami oleh saja,” tambahnya.

Faktor utama yang meningkatkan ketertarikan siswa adalah motivasi intrinsik, pendekatan pembelajaran yang kreatif, dan sesi pengamatan bintang yang jadi ujung tombak kegiatan. Penelitian juga menyoroti bahwa motivasi siswa adalah elemen dominan dalam meningkatkan minat pada ilmu antariksa.

Keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara komunitas, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dapat menciptakan inovasi pembelajaran yang berdampak nyata. Disarpus Kabupaten Lumajang juga berencana memperluas program ini ke lebih banyak sekolah sebagai model inspiratif untuk pendidikan sains berbasis pengalaman.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Trending di Daerah