Khofifah Santunan Korban KMP Tunu di Banyuwangi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Nasional · 13 Jul 2025 16:24 WIB ·

Khofifah Serahkan Santunan Rp10 Juta untuk Keluarga Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali


 Khofifah Serahkan Santunan Rp10 Juta untuk Keluarga Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali Perbesar

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara langsung menemui keluarga korban tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, pada Sabtu (12/7/2025), Khofifah menyerahkan santunan sebesar Rp10 juta kepada masing-masing keluarga korban yang meninggal dunia.

Didampingi Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Khofifah menyampaikan rasa duka yang mendalam dan turut mendoakan para korban agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Mudah-mudahan mereka dipanggil Allah dalam keadaan husnul khotimah. Semua amal ibadahnya diterima dan khilafnya diampuni,” ucap Khofifah.

Ia menambahkan, Pemprov Jatim memberikan santunan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang berduka.

“Kami ingin keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan. Bantuan ini tidak seberapa, tapi kami hadir untuk mendampingi mereka,” imbuhnya.

Delapan Keluarga Hadir Menerima Santunan

Dalam kesempatan itu, sebanyak delapan keluarga korban hadir secara langsung. Khofifah menyebutkan bahwa beberapa korban berasal dari wilayah lain seperti Probolinggo dan Blitar.

Khofifah juga menginstruksikan kepada Kepala BPBD Jatim untuk menugaskan tim Tagana dalam rangka menyampaikan dukacita dan takziah ke keluarga korban yang tidak dapat hadir langsung.

Update Pencarian Korban: Diperpanjang hingga 14 Juli

Sementara itu, proses pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya kembali diperpanjang hingga 14 Juli 2025. Hingga hari ke-11 pencarian, tercatat:

  • 48 korban telah ditemukan, terdiri dari

    • 30 orang selamat

    • 18 orang meninggal dunia

KMP Tunu Pratama Jaya saat itu diketahui mengangkut 53 penumpang, 12 kru kapal, serta 22 unit kendaraan saat insiden tenggelam terjadi di perairan Selat Bali.

Harapan Gubernur

Khofifah berharap, semua pihak yang terlibat dalam pencarian tetap solid dan penuh semangat hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kami doakan tim SAR tetap diberi kekuatan dan perlindungan. Semoga tidak ada lagi korban tambahan, dan seluruh proses bisa berjalan lancar,” ujarnya menutup pernyataan.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Lahar Kembali Terjadi di Lumajang, Penambang Diminta Patuhi Arahan Petugas

18 Februari 2026 - 17:47 WIB

Banjir Lahar Hujan Kembali Terjang Lumajang, Warga Nekat Seberangi Sungai

18 Februari 2026 - 17:26 WIB

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Yang Terjadi di Gondoruso Bau Belerang

17 Februari 2026 - 20:36 WIB

Sudah Dinormalisasi, Sungai Tetap Tak Mampu Bendung Lahar Semeru

17 Februari 2026 - 20:27 WIB

Kepanikan di Atas Jembatan, Warga Berlarian Saat Lahar Semeru Meluap

17 Februari 2026 - 20:22 WIB

Motor Macet Akibat Lahar Semeru, Warga Lumajang Gotong-Royong Selamatkan Kendaraan

17 Februari 2026 - 13:55 WIB

Trending di Nasional