Khofifah Santunan Korban KMP Tunu di Banyuwangi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 13 Jul 2025 16:24 WIB ·

Khofifah Serahkan Santunan Rp10 Juta untuk Keluarga Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali


 Khofifah Serahkan Santunan Rp10 Juta untuk Keluarga Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali Perbesar

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara langsung menemui keluarga korban tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, pada Sabtu (12/7/2025), Khofifah menyerahkan santunan sebesar Rp10 juta kepada masing-masing keluarga korban yang meninggal dunia.

Didampingi Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, Khofifah menyampaikan rasa duka yang mendalam dan turut mendoakan para korban agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Mudah-mudahan mereka dipanggil Allah dalam keadaan husnul khotimah. Semua amal ibadahnya diterima dan khilafnya diampuni,” ucap Khofifah.

Ia menambahkan, Pemprov Jatim memberikan santunan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang berduka.

“Kami ingin keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan. Bantuan ini tidak seberapa, tapi kami hadir untuk mendampingi mereka,” imbuhnya.

Delapan Keluarga Hadir Menerima Santunan

Dalam kesempatan itu, sebanyak delapan keluarga korban hadir secara langsung. Khofifah menyebutkan bahwa beberapa korban berasal dari wilayah lain seperti Probolinggo dan Blitar.

Khofifah juga menginstruksikan kepada Kepala BPBD Jatim untuk menugaskan tim Tagana dalam rangka menyampaikan dukacita dan takziah ke keluarga korban yang tidak dapat hadir langsung.

Update Pencarian Korban: Diperpanjang hingga 14 Juli

Sementara itu, proses pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya kembali diperpanjang hingga 14 Juli 2025. Hingga hari ke-11 pencarian, tercatat:

  • 48 korban telah ditemukan, terdiri dari

    • 30 orang selamat

    • 18 orang meninggal dunia

KMP Tunu Pratama Jaya saat itu diketahui mengangkut 53 penumpang, 12 kru kapal, serta 22 unit kendaraan saat insiden tenggelam terjadi di perairan Selat Bali.

Harapan Gubernur

Khofifah berharap, semua pihak yang terlibat dalam pencarian tetap solid dan penuh semangat hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kami doakan tim SAR tetap diberi kekuatan dan perlindungan. Semoga tidak ada lagi korban tambahan, dan seluruh proses bisa berjalan lancar,” ujarnya menutup pernyataan.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di Nasional