Konflik Bupati-Wabup Jadi Evaluasi Sistem Pilkada, Wamendagri Usul Kepala Daerah Tanpa Wakil? - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Politik · 14 Feb 2026 18:36 WIB ·

Konflik Bupati-Wabup Jadi Evaluasi Sistem Pilkada, Wamendagri Usul Kepala Daerah Tanpa Wakil?


 Konflik Bupati-Wabup Jadi Evaluasi Sistem Pilkada, Wamendagri Usul Kepala Daerah Tanpa Wakil? Perbesar

Jember, – Konflik antara kepala daerah dan wakilnya kembali menjadi sorotan. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyebut dinamika hubungan tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dalam sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Hal itu disampaikan Bima saat menghadiri acara bedah buku Babad Alas di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (Unej), Jumat (13/2/2026).

Ia menilai sejumlah konflik antara kepala daerah dan wakilnya di berbagai daerah menunjukkan perlunya peninjauan ulang terhadap mekanisme pencalonan.

“Ini menjadi evaluasi dalam sistem, termasuk ambang batas pencalonan, aturan koalisi partai politik, hingga syarat pendaftaran pasangan calon,” katanya saat dikutip Sabtu (14/2/2026).

Menurut Bima, tidak sedikit pasangan calon yang terbentuk karena kompromi politik atau koalisi partai, sehingga berpotensi memunculkan ketidakharmonisan dalam pemerintahan. Ia bahkan menyebut adanya istilah kawin setengah paksadalam pembentukan pasangan calon yang berujung konflik setelah terpilih.

Sebagai respons atas fenomena tersebut, muncul sejumlah usulan untuk Pilkada mendatang. Salah satunya adalah pemilihan cukup dilakukan untuk kepala daerah saja tanpa memilih wakil secara langsung. Nantinya, wakil kepala daerah dapat dipilih oleh kepala daerah terpilih.

“Beberapa usulan yang masuk seperti itu, sehingga kepala daerah bisa memilih sendiri wakilnya agar lebih solid dalam bekerja,” kata mantan Wali Kota Bogor periode 2014–2019 itu.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Lumajang Hadirkan Oase di Jalur Mudik, Tempat Lelah Pemudik Menemukan Jeda

20 Maret 2026 - 13:21 WIB

Imbauan Keselamatan, Jangan Paksa Berkendara Saat Lelah, Istirahat di Posko Terdekat

20 Maret 2026 - 13:00 WIB

Tiga Personel Siaga Bergiliran, Posko Mudik Lumajang Beroperasi Nonstop

20 Maret 2026 - 12:54 WIB

Fasilitas Lengkap, Posko Mudik PDI Perjuangan Lumajang Jadi Oase Pemudik

20 Maret 2026 - 12:47 WIB

Posko Gotong Royong Mudik di Lumajang Siaga 24 Jam, PDI Perjuangan Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman

20 Maret 2026 - 12:41 WIB

Politik Lingkungan sebagai Jalan Ideologis PDI Perjuangan di Lumajang

18 Maret 2026 - 18:04 WIB

Trending di Politik