Lulus dari PKH, Isma Janah Buktikan Bisa Mandiri Lewat Usaha Kopi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Bisnis · 27 Agu 2025 17:10 WIB ·

Lulus dari PKH, Isma Janah Buktikan Bisa Mandiri Lewat Usaha Kopi


 Lulus dari PKH, Isma Janah Buktikan Bisa Mandiri Lewat Usaha Kopi Perbesar

Lumajang, – Kisah Isma Wahidatul Janah, warga Desa Bodang, Kecamatan Padang, menjadi bukti nyata bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) tidak hanya berhenti sebagai bantuan sosial.

Ia berhasil graduasi dari PKH setelah lima tahun dan kini mandiri secara ekonomi berkat usaha kopi bubuk rumahan yang ia bangun sendiri.

Isma dulunya merupakan salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang membutuhkan dukungan untuk menghidupi keluarganya. Bantuan tersebut ia manfaatkan secara produktif, menjadi modal awal membeli biji kopi dan peralatan sederhana.

Baca juga: 223 Jemaah Umroh Asal Lumajang Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan

“Awalnya hanya ingin menambah penghasilan keluarga. Bantuan PKH itu modal awal untuk beli alat dan bahan,” kata Isma saat ditemui di rumah produksinya.

Kini, usahanya berkembang. Kopi bubuk produksinya tidak hanya dikonsumsi warga sekitar, tetapi juga dipasarkan antar-desa. Aroma khas kopi Lumajang menjadi daya tarik utama produknya.

Baca juga: Brigpol Addiz dan Gerobak Kopi Harapan, Meracik Cita, Menyeduh Masa Depan

Prestasi Isma mendapat perhatian dari Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) yang meninjau langsung usahanya dalam kunjungan ke Kecamatan Padang.

“Graduasi PKH bukan sekadar penghentian bantuan, tapi pengakuan bahwa KPM mampu mandiri dan memberi inspirasi bagi penerima lainnya,” kata Mas Yudha.

Pemerintah juga memberikan dukungan lanjutan berupa pelatihan kemasan dan manajemen usaha agar produk kopi Isma dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Bupati Bunda Indah menyebut, kisah Isma adalah cerminan keberhasilan program sosial yang tepat sasaran.

“KPM yang mandiri bukan lagi penerima bantuan, tetapi penggerak ekonomi lokal dan mentor bagi keluarga lain,” tegas Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cabe Jamu Naik Daun, Petani Lumajang Kebanjiran Order

3 April 2026 - 15:42 WIB

Berburu Oleh-Oleh Lebaran, Kerajinan Tangan Khas Lumajang Jadi Buruan Pemudik

27 Maret 2026 - 11:43 WIB

Tantangan dan Strategi UMKM Lumajang di Tengah Gelombang Produk Impor

24 Maret 2026 - 11:50 WIB

Pemkab Lumajang Perluas Warung Pengendali Inflasi, Beras dan Minyak Dijual Lebih Murah

9 Maret 2026 - 18:11 WIB

Pasar Murah Ramadan, Warga Lumajang Bisa Dapat Sayur dan Sembako Lebih Murah

2 Maret 2026 - 18:23 WIB

Musim Hujan Tidak Menghalangi Untung, Harga Blewah di Lumajang Naik Saat Ramadan

25 Februari 2026 - 09:46 WIB

Trending di Bisnis