Lulus dari PKH, Isma Janah Buktikan Bisa Mandiri Lewat Usaha Kopi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Bisnis · 27 Agu 2025 17:10 WIB ·

Lulus dari PKH, Isma Janah Buktikan Bisa Mandiri Lewat Usaha Kopi


 Lulus dari PKH, Isma Janah Buktikan Bisa Mandiri Lewat Usaha Kopi Perbesar

Lumajang, – Kisah Isma Wahidatul Janah, warga Desa Bodang, Kecamatan Padang, menjadi bukti nyata bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) tidak hanya berhenti sebagai bantuan sosial.

Ia berhasil graduasi dari PKH setelah lima tahun dan kini mandiri secara ekonomi berkat usaha kopi bubuk rumahan yang ia bangun sendiri.

Isma dulunya merupakan salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang membutuhkan dukungan untuk menghidupi keluarganya. Bantuan tersebut ia manfaatkan secara produktif, menjadi modal awal membeli biji kopi dan peralatan sederhana.

Baca juga: 223 Jemaah Umroh Asal Lumajang Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan

“Awalnya hanya ingin menambah penghasilan keluarga. Bantuan PKH itu modal awal untuk beli alat dan bahan,” kata Isma saat ditemui di rumah produksinya.

Kini, usahanya berkembang. Kopi bubuk produksinya tidak hanya dikonsumsi warga sekitar, tetapi juga dipasarkan antar-desa. Aroma khas kopi Lumajang menjadi daya tarik utama produknya.

Baca juga: Brigpol Addiz dan Gerobak Kopi Harapan, Meracik Cita, Menyeduh Masa Depan

Prestasi Isma mendapat perhatian dari Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) yang meninjau langsung usahanya dalam kunjungan ke Kecamatan Padang.

“Graduasi PKH bukan sekadar penghentian bantuan, tapi pengakuan bahwa KPM mampu mandiri dan memberi inspirasi bagi penerima lainnya,” kata Mas Yudha.

Pemerintah juga memberikan dukungan lanjutan berupa pelatihan kemasan dan manajemen usaha agar produk kopi Isma dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Bupati Bunda Indah menyebut, kisah Isma adalah cerminan keberhasilan program sosial yang tepat sasaran.

“KPM yang mandiri bukan lagi penerima bantuan, tetapi penggerak ekonomi lokal dan mentor bagi keluarga lain,” tegas Bunda Indah.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Original Qohwah, Kopi Liberika Lumajang dengan Karakter Rasa yang Berani dan Autentik

28 Desember 2025 - 16:06 WIB

FachaCookies Layani Pesanan Kue Kering dan Hampers Lebaran di Lumajang

25 Desember 2025 - 19:37 WIB

Tanpa Pengawet dan Pemanis Buatan, Rambak Pisang Al-Mubarok Andalkan Manis Alami

18 Desember 2025 - 18:59 WIB

Geliat Ekonomi Akhir Tahun Terasa di Usaha Perikanan Warga Kalisemut

18 Desember 2025 - 11:30 WIB

BUMDes Berkah Alam Perkuat Ketahanan Pangan Desa Jelang Tahun Baru

18 Desember 2025 - 11:11 WIB

Rasakan Sensasi Gurih dan Renyah Kripik Bayam Brazil dan Kacang Kriwil

14 Desember 2025 - 13:26 WIB

Trending di Bisnis