PAD Lumajang Capai Rp 490 M, Tapi Sebagian Besar Langsung Lenyap ke BLU - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 21 Okt 2025 11:38 WIB ·

PAD Lumajang Capai Rp 490 M, Tapi Sebagian Besar Langsung Lenyap ke BLU


 PAD Lumajang Capai Rp 490 M, Tapi Sebagian Besar Langsung Lenyap ke BLU Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 sebesar Rp 490 miliar. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, besarnya angka tersebut rupanya tidak serta-merta membuat keuangan daerah lebih leluasa dalam membiayai berbagai kebutuhan pembangunan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengungkapkan lebih dari Rp 300 miliar dari PAD itu secara otomatis dialokasikan ke Badan Layanan Umum (BLU), sehingga ruang fiskal yang benar-benar bisa digunakan pemerintah daerah relatif terbatas.

Baca juga:EDITORIAL | Birokrasi Lemot, Anggaran Mandek, Moral ASN Rapuh: Saatnya Indah Masdar Lakukan Bersih-Bersih di Lumajang

“PAD kita memang naik, cukup besar. Tapi sebagian besar langsung dipakai kembali oleh BLU,” katanya, Selasa (21/10/2025).

Di sisi lain, Pemkab juga tengah berupaya menutup berbagai potensi kebocoran pendapatan, salah satunya dari sektor pertambangan.

Baca juga:Kemensos Umumkan BLT Kesra Cair, Tapi di Lumajang Belum Terlihat Tanda-tanda Penyaluran

Untuk itu, Indah telah menginstruksikan pengaktifan kembali checkpoint pos pemeriksaan khusus kendaraan pengangkut hasil tambang untuk memastikan setiap aktivitas pertambangan terpantau dan setoran pajaknya masuk ke kas daerah.

“Saya bersama teman-teman penambang mulai aktifkan checkpoint-checkpoint penghutang pajak, supaya tidak banyak pajak-pajak kita yang hilang dari jalan,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jenazah Korban Banjir Bandang Ditemukan Nelayan di Muara Sungai

4 Februari 2026 - 16:33 WIB

Puluhan Warga Antre Adopsi Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:50 WIB

Bidan Ceritakan Detik-Detik Kelahiran Bayi yang Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ekonomi Diduga Jadi Alasan Bayi Dibuang di Lumajang

4 Februari 2026 - 15:31 WIB

Bayi Laki-laki Diperkirakan Berusia Dua Hari Ditemukan di Warung Gorengan Senduro

4 Februari 2026 - 10:30 WIB

Puluhan Rumah Rusak dan Dapur Ambruk, Banjir Bandang Terjang Jember

3 Februari 2026 - 15:39 WIB

Trending di Daerah