Pemdes dan Camat Tempeh Kunjungi Dewangga, Santri yang Sakit Parah - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 5 Okt 2025 11:40 WIB ·

Pemdes dan Camat Tempeh Kunjungi Dewangga, Santri yang Sakit Parah


 Pemdes dan Camat Tempeh Kunjungi Dewangga, Santri yang Sakit Parah Perbesar

Lumajang, – Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohamad Mansyursah, bersama Camat Tempeh, Abdillah Irsyad, menyambangi kediaman keluarga Dewangga, seorang santri Pondok Pesantren Asy-Syarifiy yang tengah berjuang melawan penyumbatan lambung dan usus.

“Kami hadir untuk memberi semangat dan mendoakan Dewangga agar segera pulih. Pemerintah Desa akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kades Mansyur, Minggu (5/10/2025).

Baca juga: FDA AS Blokir Ekspor Cengkeh Indonesia, Pemerintah Tegaskan Pabrik Surabaya Aman

Sementara itu, Camat Tempeh, Abdillah Irsyad, menegaskan bahwa bentuk perhatian langsung seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial pemerintah untuk hadir bersama warganya di masa-masa sulit.

“Kami ingin keluarga merasa tidak sendiri menghadapi cobaan ini. Semoga dengan doa dan dukungan bersama, ananda Dewangga segera mendapat kesembuhan,” ungkapnya.

Baca juga: Kasus Santri Minum HCL Dibahas Kemenag dan DPRD Lumajang

Pasca insiden meminum larutan Hydrochloric Acid (HCL) yang melibatkan tiga santri, Pondok Pesantren (Ponpes) Asy-Syarifiy 01 di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, menyatakan telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan bahan kimia dan pengawasan santri di lingkungan pondok.

Peristiwa yang terjadi pada 10 Juli 2025 itu membuat tiga santri bernama Dewangga, Azril, dan Rama harus dilarikan ke rumah sakit. Korban Dewangga mengalami kondisi paling parah dengan keluhan penyumbatan saluran pencernaan akibat cairan berbahaya yang ditelan.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah