Lumajang, – Di tengah kenaikan harga daging ayam menjelang Ramadan, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan tidak hanya menyiapkan langkah jangka pendek melalui operasi pasar, tetapi juga merancang strategi jangka panjang dengan memperkuat sektor peternakan lokal.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan lonjakan harga ayam merupakan konsekuensi dari meningkatnya kebutuhan masyarakat yang tidak sepenuhnya diimbangi ketersediaan pasokan. Karena itu, menurutnya, solusi mendasar harus dimulai dari sisi produksi.
“Kalau kebutuhan tinggi tapi barang tersedia dan cukup, harga bisa dikendalikan. Namun jika kebutuhan meningkat sementara pasokan kurang, harga pasti naik,” katanya, Jumat (20/2/2026).
Selain itu, kenaikan harga ayam disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan dapur Makan Siang Gratis (MBG) yang sudah beroprasional.
“Kemudian juga, sekarang sudah banyak dapur-dapur Makan Siang Gratis (MBG) yang sudah beroperasional, itu juga menjadi salah satu faktor kenaikan harga,” katanya.
Tinggalkan Balasan