Agus Setiawan Beri Penjelasan Mengenai Fokus Pemkab Lumajang dalam Pengadaan Motor Operasional untuk Desa - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Bisnis · 16 Apr 2025 16:22 WIB ·

Agus Setiawan Beri Penjelasan Mengenai Fokus Pemkab Lumajang dalam Pengadaan Motor Operasional untuk Desa


 Agus Setiawan Beri Penjelasan Mengenai Fokus Pemkab Lumajang dalam Pengadaan Motor Operasional untuk Desa Perbesar

Lensa Warta – Isu efisiensi anggaran kembali menjadi perbincangan di terutama setelah pengadaan sepeda motor operasional jenis Honda PCX untuk semua kepala desa di Kabupaten Lumajang yang memakan anggaran sekitar Rp7 miliar. Tanggapan mengenai ini datang dari akun TikTok @mas.agus.setiawan yang menjelaskan dengan mendalam prinsip efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Agus Setiawan menegaskan bahwa efisiensi tidak menghindari belanja sama sekali, tetapi lebih pada mengalihkan anggaran dari kegiatan yang kurang penting ke program yang lebih berdampak jangka panjang. Ia menyoroti bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang di bawah kepemimpinan Bupati Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma telah berhasil menghemat anggaran di pembelanjaan rutin seperti konsumsi rapat, perjalanan dinas, pengadaan alat tulis kantor, dan belanja cetakan.

“Anggaran untuk makan rapat dan barang sekali alat tulis kantor atau cetakan habis digunakan tanpa memberikan manfaat berkelanjutan. lewat efisiensi pada pos-pos tersebut, Pemkab dapat mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk program-program ungkapnya. Ia juga menjelaskan bahwa hasil efisiensi ini telah dialokasikan untuk beberapa sektor strategis, antara lain:

– Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di berbagai daerah di Kabupaten Lumajang, yang menghabiskan lebih dari Rp20 miliar.

– Penguatan program kesehatan masyarakat, sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia jangka panjang.

– Pengadaan sepeda motor operasional untuk setiap desa, guna mendukung kelancaran pelayanan pemerintahan desa.

Agus Setiawan mencatat bahwa ini sebenarnya merupakan bentuk efisiensi karena belanja yang dilakukan memberikan manfaat jangka panjang. Ia mengingatkan bahwa bantuan motor operasional untuk desa terakhir kali diberikan sekitar 15 tahun yang lalu, dan kendaraan seperti Honda PCX diperkirakan bisa digunakan lebih dari 10 tahun.

“Jika dibandingkan dengan anggaran yang hanya dialokasikan untuk konsumsi atau perjalanan dinas bersifat sementara, pengadaan kendaraan operasional jauh lebih berpengaruh. Ini adalah investasi yang produktif, bukan konsumtif,” tegasnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami konteks pengelolaan anggaran publik agar tidak terjebak dalam narasi yang menyederhanakan isu efisiensi menjadi sekadar penghematan tanpa belanja.

Artikel ini telah dibaca 273 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

KUR Tak Kunjung Pasti, UMKM Jember Terjebak Pinjol

5 April 2026 - 10:24 WIB

Ditinggal Tahlilan Ayah, Siti Maisaroh Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

4 April 2026 - 10:49 WIB

Libur Paskah, Alun-Alun dan Kayutangan Jadi Fokus Pengamanan Lalu Lintas di Malang

3 April 2026 - 18:05 WIB

Koperasi Merah Putih Punya Potensi Besar, Tapi Terhambat SDM dan Pendanaan

3 April 2026 - 16:35 WIB

Cabe Jamu Naik Daun, Petani Lumajang Kebanjiran Order

3 April 2026 - 15:42 WIB

Trending di Bisnis