Perbaikan Jembatan Jagalan Picu Kemacetan 3 Kilometer di Lumajang-Probolinggo - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 7 Jul 2025 16:56 WIB ·

Perbaikan Jembatan Jagalan Picu Kemacetan 3 Kilometer di Lumajang-Probolinggo


 Perbaikan Jembatan Jagalan Picu Kemacetan 3 Kilometer di Lumajang-Probolinggo Perbesar

Lumajang, – Kemacetan sepanjang hampir 3 kilometer terjadi di ruas Jalan Nasional Lumajang – Probolinggo, tepatnya di wilayah Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Kondisi ini dipicu oleh perbaikan Jembatan Jagalan yang saat ini tengah dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR Wilayah Jatim-Bali.

Guna menunjang kelancaran proyek, otoritas memberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas. Kendaraan dari dua arah, baik dari Lumajang maupun Probolinggo, harus melintas secara bergantian. Akibatnya, antrean kendaraan menumpuk dan arus lalu lintas menjadi sangat tersendat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kemacetan mulai terasa dari radius sekitar dua kilometer dari titik perbaikan jembatan. Kepadatan terjadi di kedua arah, baik kendaraan yang menuju Lumajang maupun ke arah sebaliknya, Probolinggo.

Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Lumajang terlihat bersiaga di sekitar UPPKB (Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor) Jembatan Timbang Klakah untuk mengatur arus lalu lintas dan memberikan arahan kepada pengendara.

“Personel kami disiagakan di lokasi selama 24 jam untuk mengatur lalu lintas agar tidak semakin parah. Perbaikan jembatan ini diperkirakan akan berlangsung selama enam bulan,” ujar Kasi Pidm Sihumas Polres Lumajang, Ipda Untoro.

Ia juga mengimbau pengendara, khususnya kendaraan besar seperti truk dan bus, agar tidak saling mendahului atau ‘ngeblong’, karena justru bisa memperparah kemacetan.

Sementara itu, bagi pengendara roda empat kecil dan sepeda motor, kepolisian menyarankan untuk menggunakan rute alternatif guna mengurangi beban lalu lintas di jalur utama.

“Dari arah Probolinggo, kendaraan bisa melewati Jalan Ranupakis – Jalan Saunah – Jalan Nakaan hingga Jalan Randuagung yang kembali terhubung ke jalan nasional arah Lumajang atau Jember. Rute ini juga berlaku sebaliknya dari arah Lumajang ke utara,” tambah Untoro.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

29 Persen Jalan Tertangani, Lumajang Terus Percepat Perbaikan Infrastruktur

30 September 2026 - 07:32 WIB

110 Ruas Masuk Kategori Rusak Berat, Pemkab Lumajang Prioritaskan Tempeh-Gesang

30 September 2026 - 07:30 WIB

Trending di Daerah